HUT Ke-27 GMIM Wilayah Kawangkoan 2, Vanda Paparkan Sederet Proyek Strategis Pemkab Minahasa
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
- visibility 65
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INTANANEWS – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, menekankan pentingnya peran strategis gereja sebagai mitra pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 GMIM Wilayah Kawangkoan 2 yang dipusatkan di Jemaat GMIM Imanuel Ranolambot, Minggu (29/3/2026).
Ibadah yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Ketua GMIM Wilayah Kawangkoan 2, Pdt Liki Tualangi Pondaag MTh.
Dalam kesempatan itu, Vanda hadir didampingi jajaran pejabat eselon dua, di antaranya Kepala Dinas Perdagangan, Kadis Kominfo, Kadis Sosial, Kabag Kerjasama, serta Camat Kawangkoan Barat.

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang S.S., saat menyampaikan sambutan. (Foto:Dok/istimewa)
Membacakan sambutan tertulis Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Vanda menyampaikan apresiasi atas dedikasi pelayanan GMIM Wilayah Kawangkoan 2 selama hampir tiga dekade.
Menurutnya, momentum iman ini harus menjadi refleksi bagi gereja untuk semakin memantapkan panggilannya di tengah masyarakat.
”Gereja diharapkan terus menjadi mitra strategis dalam membangun mentalitas dan kesejahteraan warga. Sinergi yang kokoh antara pemerintah dan tokoh agama adalah kunci menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun,” ujar Vanda.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa saat ini tengah memacu pemerataan pembangunan di seluruh wilayah termasuk Kawangkoan Raya melalui alokasi APBD yang menyentuh sektor-sektor mendasar, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan.

Beberapa proyek strategis yang menjadi fokus pemerintah antara lain pembangunan ruang terbuka publik di pusat kota Kawangkoan serta rehabilitasi akses jalan dari Kanonang menuju objek wisata Bukit Kasih.
Upaya ini dilakukan guna memperkuat daya tarik pariwisata daerah yang berdampak langsung pada ekonomi warga.
”Pemerintah juga berkomitmen merehabilitasi fasilitas sekolah dan puskesmas secara bertahap. Termasuk mendorong ekonomi kreatif melalui ikon ‘Kawangkoan Ba Ombong’ serta penyediaan internet gratis bagi pelaku UMKM lokal,” tambahnya.
Di penghujung sambutannya, Vanda memberikan imbauan khusus terkait perubahan iklim yang mulai memasuki musim kemarau di wilayah Minahasa.
Ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
”Kami meminta warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Selain itu, periksa kembali instalasi listrik di rumah masing-masing untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Vanda mengingatkan bahwa kepedulian kolektif terhadap lingkungan merupakan langkah preventif paling efektif dalam menjaga stabilitas dan keamanan daerah di tengah cuaca ekstrem. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar