Breaking News
dark_mode
Beranda » Berita Utama » Wacana Pelarangan Vape di Indonesia, BPOM Segera Bertemu dengan Badan Narkotika Nasional

Wacana Pelarangan Vape di Indonesia, BPOM Segera Bertemu dengan Badan Narkotika Nasional

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INTANANEWS – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggulirkan wacana melarang vape atau rokok elektrik di Indonesia.

Terkait hal itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan pihaknya segera bertemu dengan BNN guna membahas wacana tersebut.

“Kita sudah koordinasi dengan BNN dan insyaallah lusa kita akan bertemu, Kepala BNN beliau akan bertemu kami di sini untuk membicarakan salah satunya itu,” kata Kepala BPOM, Taruna Ikrar di Kantor BPOM, Jakarta pada Rabu (8/4/2026).

Ia selanjutnya mengatakan, pembahasan itu dilakukan menyusul adanya usulan pelarangan vape dari BNN serta perlunya penyelarasann regulasi antarlembaga.

“Kan begini mengenai vape, semua produk yang digunakan termasuk ini, tentu kan itu membutuhkan nomor izin edar. Walaupun kita tahu vape ini ‘kan tobacco,” tuturnya.

Dia menyatakan, pertemuan tersebut penting untuk menyusun aturan yang selaras antara pengawasan obat dan penindakan terhadap zat berbahaya, termasuk narkotika dan psikotropika.

Kapan pertemuan dengan BNN?

Taruna Ikrar menyebutkan bahwa pertemuan dengan BNN dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Kepala BNN, Suyudi Ario Seto menggulirkan wacana pelarangan vape dalam pembahasan RUU Narkotika dan Psikotropika dalam rapat bersama Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung DPR Senayan, Jakarta pada Selasa (7/4/2026).

Ia menambahkan, usulan ini muncul setelah ditemukannya kandungan zat narkotika dalam sejumlah cairan vape.

“Hasil pengujian menemukan berbagai zat berbahaya dalam liquid vape, termasuk narkotika. BNN menilai pelarangan vape dapat menjadi langkah strategis untuk menekan peredaran zat berbahaya tersebut,” katanya.(nor)

  • Penulis: Norman Meoko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 518
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 318
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Karena Alasan Kesehatan, Jokowi Batal Hadiri Kongres III Projo di Jakarta

    Karena Alasan Kesehatan, Jokowi Batal Hadiri Kongres III Projo di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 9
    • 0Komentar

    INTANANEWS – Kongres III Projo berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta pada Sabtu (1/11/2025). Sayangnya Presiden ke-7 Jokowi yang semula dijadwalkan membuka kongres tersebut dipastikan absen dengan alasan alasan kesehatan. Hal itu disampaikan Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah pada Sabtu (1/11/2025). Dia menjelaskan, Jokowi diminta dokter untuk beristirahat dan tidak meninggalkan rumahnya. Syarif […]

  • Banyak Diprotes, Menteri Purbaya: Maaf Saya Nggak Sentimen Sama Pemerintah Daerah

    Banyak Diprotes, Menteri Purbaya: Maaf Saya Nggak Sentimen Sama Pemerintah Daerah

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 9
    • 0Komentar

    INTANANEWS – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, dirinya bukan sentimen kepada pemerintah daerah (pemda) terkait lambatnya realisasi belanja daerah. Dia hanya ingin percepatan belanja daerah untuk menjaga momentum pertumbuhan yang ditargetkan mencapai 6 persen pada 2026. Ia menyatakan hal itu dalam Rapat Kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Senin (3/11/2025). “Saya […]

  • Nasib RUU Perampasan Aset Makin Tidak Jelas, Begini Jawaban Ketua DPR Puan Maharani

    Nasib RUU Perampasan Aset Makin Tidak Jelas, Begini Jawaban Ketua DPR Puan Maharani

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INTANANEWS – Entah sampai kapan Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset bakal dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Faktanya hingga kini RUU tersebut belum juga disentuh. Padahal, Komisi III DPR telah menginisiasi agar RUU itu masuk dalam progam legislasi nasional (Prolegnas) tahun 2025 ini. Apa tanggapan Ketua DPR Puan Maharani terkait hal itu? Ditemui awak media […]

  • Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Dave McMenamin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DENVER — It took Luka Doncic only one quarter Saturday to match his highest scoring output from his first three games with the Los Angeles Lakers, tallying 16 points while L.A. built an early lead on the Denver Nuggets. He kept rolling from there — and so did the Lakers — as Doncic finished with a game-high 32 points […]

expand_less