Bersama Kapolri Jenderal Suyudi, KPK Berharap Dapat Memperkuat Upaya Memberantas Korupsi
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto. (Foto: Dok/bisnisjatim.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, INTANA.NEWS – Jenderal Suyudi Ario Seto resmi menjabat Kapolri seusai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis (1/10/2026).
Apa harapan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto terkait dengan kapolri baru itu?
Kepada awak media di Jakarta pada Jumat (2/10/2026), Setyo menaruh harapan agar sinergi serta kolaborasi dengan Jenderal Suyudi setidaknya dapat memperkuat upaya pemberantasan korupsi.
“Semoga bisa sinergi, dan kolaborasi untuk pemberantasan korupsi lebih baik. Harapan itu sudah saya sampaikan kepada Jenderal Suyudi setelah resmi dilantik Presiden Prabowo sebagai kapolri,” tuturnya singkat.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menjawab pertanyaan wartawan usai pelantikan menyebutkan, dirinya akan melakukan konsolidasi di internal Polri kemudian peningkatan layanan publik dan memastikan polisi dekat dengan masyarakat.
“Kami akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik ya, kemudian juga penegakan hukum yang adil, dan juga kami berupaya untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi program kerja kami, yaitu Polisi Bersama Masyarakat,” katanya.
Selanjutnya ia mengatakan, pihaknya akan bersama seluruh divisi di internal Polri untuk memetakan masalah yang perlu diselesaikan dengan cepat.
Selain itu, dia akan melanjutkan bahwa reformasi internal.
“Kami akan melihat, kami akan mencoba belanja masalah dan juga akan melakukan langkah-langkah yang kami anggap penting ya menjadi prioritas kami. Tentunya dalam kerangka harkamtibmas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat) dan juga sesuai dengan grand strategy Polri,” tuturnya.
Terkait instruksi khusus dari Presiden Prabowo kepada dirinya, Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkapkan bahwa Presiden menekankan beberapa kejahatan yang harus menjadi sorotan di antaranya narkotika, penyelundupan, judi online (judol), dan aksi-aksi yang meresahkan masyarakat.(nor)

Saat ini belum ada komentar