Breaking News
dark_mode
Beranda » Berita Utama » Dinilai Banyak Jasanya Bagi Bangsa, Muhammadiyah Dukung Soeharto Menjadi Pahlawan Nasioal

Dinilai Banyak Jasanya Bagi Bangsa, Muhammadiyah Dukung Soeharto Menjadi Pahlawan Nasioal

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INTANANEWS –

Di tengah menguatnya penolakan Presiden ke-2 Soeharto diangkat menjadi Pahlawan Nasional, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan mendukung Soeharto sebagai Pahlawan Nasional.

Alasannya, Soeharto besar jasanya terhadap perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa Indonesia.

Dukungan Pimpinan Pusat Muhamadiyah tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad dalam keterangan di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

“Soeharto merupakan tokoh penting dalam sejarah Indonesia yang layak memperoleh penghargaan atas pengabdian dan kontribusinya selama masa perjuangan maupun kepemimpinan nasional. Karena itu kami mendukung Bapak Soeharto sebagai pahlawan nasional,” ujarnya seperti dikutip pada Kamis (6/11/2025).

Dia menyebut sejumlah jasa Soeharto. Mulai dari perang gerilya dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 lalu program pembangunan terencana melalui Rencana Pembangunan Lima Tahun  yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Lainnya, Soeharto juga berhasil membawa bangsa ini swasembada beras pada dekade 1980-an. Kemudian program Keluarga Berencana (KB) yang mampu menekan laju pertumbuhan penduduk. Selain itu, stabilitas ekonomi, politik, dan keamanan yang terjaga selama masa pemerintahannya.

“Ketika kita menghargai jasa kepahlawanan seseorang. Jangan dilihat dari perbedaan politik atau kepentingan apapun, kecuali kepentingan bangsa dan negara, terlepas dari kekurangan dan kesalahan seseorang,” dia menjelaskan.

Terkait proses penetapan gelar Pahlawan, Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada Rabu (5/11/2025) mendadak dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Negara.

Dicegat awak media, Fadli Zon irit bicara terkait pemanggilan dirinya ke Istana Negara.

Dia hanya mengatakan, dirinya hanya diundang untuk hadir ke Istana Negara.

Seperti diketahui Dewan Gelar Pahlawan saat ini menggodok 40 nama untuk diberikan gelar pahlawan tahun ini. Salah satunya Presiden ke-2 Soeharto.

Pengumuman nama-nama pahlawan nasional ini akan diumumkan pada 10 November bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Ingat Jejak Masa Lampau

Namun, Ketua DPR yang juga Politisi PDI Perjuangan Puan Maharani menyatakan, pihaknya menghormati proses yang bergulir di Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan terkait usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Soeharto.

Namun, dia menambahkan agar pemerintah mempertimbangkan bagaimana kepemimpinan Soeharto berjalan selama 32 tahun di masa Orde Baru.

“Pemerintah agar mengkaji secara teliti usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada presiden ke-2 Soeharto,” tuturnya di Gedung DPR Senayan, Jakarta pada Selasa (4/11/2025).

Dia menyatakan, pemerintah juga harus mencermati rekam jejak masa lalunya sampai sekarang.

“Saya berharap bisa menghasilkan keputusan yang berlandaskan kajian secara matang. Sehingga pemberian gelar untuk Soeharto tidak dianggap sebagai keputusan tergesa-gesa,” ia menambahkan.

Soeharto Memenuhi Syarat Formal

Sedangkan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat ditemui di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur pada Minggu (2/11/2025) menyatakan, pihaknya sudah bertemu dengan pihak-pihak yang menolak usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2, Soeharto.

“Masukan dan keberatan yang disampaikan oleh kelompok penolak tetap dipertimbangkan dalam forum tim pengkaji dan peneliti terkait Gelar Pahlawan Nasional,” kata Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul ini.

Ia selanjutnya menyatakan, masukan dan keberatan tersebut akan dipelajari. Namun karena sudah memenuhi syarat formal maka Soeharto tetap kita usulkan ke Gelar Pahlawan,” ujarnya.

Gus Ipul menambahkan, pihaknya tetap menghormati setiap perbedaan pendapat yang muncul di masyarakat terkait usulan tersebut.

Kementerian Sosial telah menyerahkan daftar 40 nama calon pahlawan nasional tahun 2025 kepada Kementerian Kebudayaan. Dari 40 nama termasuk di dalamnya Presiden ke-2, Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) hingga pejuang buruh Marsinah.(nor)

 

 

 

  • Penulis: Norman Meoko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 318
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Peringatan 70 Tahun Asia-Afrika di Blitar, Megawati Mengenang Bung Karno Ditolak Soeharto Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 2
    • 0Komentar

    intana.news/ – Ketua Umum PDI Pejuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri seminar internasional peringatan 70 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Blitar, Jawa Timur pada Sabtu (1/11/2025). Dalam kesempatan itu Megawati yang juga Presiden ke-5 tersebut menyampaikan pidato kuncinya. Ia kemudian  bercerita tentang pemakaman Presiden Pertama Soekarno. Ketika itu keluarga berupaya memakamkan Soekarno di Taman Makam Pahlawan (TMP) […]

  • The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real 2.10 Play Button

    The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 944
    • 0Komentar

    At Microsoft Ignite 2023, we are announcing Copilot in Microsoft Dynamics 365 Guides, which combines the power of generative AI with mixed reality to help frontline workers complete complex tasks and resolve issues faster with less disruption to the flow of work. Copilot in Dynamics 365 Guides assists workers in industrial settings who deal with complex […]

  • Sejak 20 Oktober hingga 2 November 2025, Komdigi Mengeklaim Telah Menutup 2.485.943 Konten Judi Online

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 2
    • 0Komentar

    intana.news/ – Sejak 20 Oktober hingga 2 November 2025 pihak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengeklaim telah menutup sedikitnya 2.458.934 konten judi online. Konten tersebut tersebar di berbagai kanal digital, termasuk media sosial. Demikian dikatakan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam keterangan tertulis pada Jumat (7/11/2025). Dia menyebutkan, pihaknya menemukan 123.000 konten file sharing […]

  • Presiden Prabowo Minta Mensesneg Pantau Penyerapan Anggaran serta Dana TKD yang Dikelola Kepala Daerah

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 3
    • 0Komentar

    intana.news/ – Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi untuk terus memeriksa penyerapan anggaran dan penggunaan dana transfer ke daerah (TKD) yang dikelola oleh para kepala daerah menjelang akhir tahun. Demikian Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (11/11/2025). Teddy menjelaskan pengarahan Presiden Prabowo ketika memimpin rapat […]

  • Kodim 1302/Minahasa Siagakan Personel di Pos Terpadu H+3 Lebaran

    Kodim 1302/Minahasa Siagakan Personel di Pos Terpadu H+3 Lebaran

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 92
    • 0Komentar

    INTANANEWS – Personel Kodim 1302/Minahasa tetap berjaga di sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) terpadu. Penjagaan ini memasuki hari ketiga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Senin (23/03/2026). ​Langkah tersebut merupakan komitmen TNI dalam menjaga ketertiban masyarakat di wilayah Minahasa Raya. Selain itu, kegiatan ini mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2026. ​Aparat memprioritaskan penjagaan pada titik-titik […]

expand_less