Hadiah Lebaran di Balik Jeruji Tondano
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
- visibility 87
- comment 0 komentar
- print Cetak

Suasana khidmat di Aula Lapas Kelas IIB Tondano saat proses pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INTANA.NEWS – Sabtu pagi itu (21/3), Aula Lapas Kelas IIB Tondano terasa berbeda. Ada binar di mata 80 warga binaan.
Mereka bukan sedang menunggu kiriman makanan, tapi menunggu secarik kertas: Surat Keputusan Remisi Khusus Idul Fitri 2026.
Kalapas Akhmad Sobirin Soleh turun langsung. Ia menyerahkan SK itu satu per satu. Isinya variatif.
Ada yang masa tahanannya dipotong 15 hari, ada yang sebulan. Bahkan, tiga orang beruntung mendapat diskon hukuman maksimal: dua bulan.
”Ini bukan hadiah cuma-cuma,” tegas Sobirin.
Negara punya hitung-hitungan sendiri. Remisi adalah penghargaan bagi mereka yang mau berubah. Syaratnya ketat. Minimal sudah enam bulan berkelakuan baik. Tanpa catatan disiplin. Tanpa ‘ulah’.
Kepala Kesbangpol Minahasa, Yanni Moniung, yang hadir mewakili Pemkab pun tersenyum. Ia melihat pembinaan di Lapas Tondano berjalan di rel yang benar.
Bagi 80 Warga Binaan itu, Idul Fitri kali ini bukan sekadar ketupat. Tapi tentang harapan untuk pulang lebih cepat. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar