IATTA Sukses Gelar Ekspedisi Stand Up Paddle di Danau Tondano
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INTANANEWS – Indonesia Adventure Travel & Trade (IATTA) Sulawesi Utara sukses menggelar kegiatan Stand Up Paddle (SUP). Kegiatan bertajuk “Coast to Coast” ini berlangsung pada Sabtu (28/3/2026).
Tantangan Cuaca Ekstrem
Rombongan memulai pendayuan dari Kafe Ma’nda, Kelurahan Paleloan, menuju Pulau Likri. Jalur tersebut memiliki jarak tempuh sepanjang 3 kilometer pulang-pergi.
Para pendayung menghadapi tantangan cuaca berupa hujan deras dan petir. Kabut tebal juga menyelimuti lokasi sehingga jarak pandang hanya tersisa 10 meter.
Namun, tim yang terdiri dari 12 orang tersebut berhasil menyelesaikan perjalanan dengan selamat.
Kolaborasi Lintas Asosiasi
Christine Inkiriwang dari Tondano Paddlers Club bertindak sebagai pemandu dalam ekspedisi ini. Ketua Tondano Paddlers Club, Farry Paath, turut memberikan dukungan penuh.
Ia menyediakan perahu pengaman (safety boat) selama proses pengarungan berlangsung.
Peserta kegiatan merupakan gabungan dari beberapa organisasi.
Asosiasi Wisata Air (Awista) Sulawesi Utara mengirimkan lima personel. Sementara itu, anggota lainnya berasal dari tim IATTA Sulawesi Utara.
Pengembangan Wisata Tirta
Ketua Pengurus IATTA Sulut, Bob Sumoked, melihat potensi besar dari kegiatan ini. Menurutnya, pengarungan tersebut membuka peluang pengembangan operator wisata petualangan tirta.
Ia menilai Danau Tondano sangat layak untuk menjadi pusat wisata air.
Namun, pengembangan tersebut memerlukan standar keamanan dan pelayanan yang tinggi.
Anggota Awista Sulut, Nanvie Tagah, menekankan pentingnya aspek kompetensi.
Ia berpendapat bahwa setiap pemandu harus mengikuti pelatihan untuk mendapatkan sertifikat profesi.
Ketua Umum Pengurus Pusat IATTA, Amalia Yunita, memberikan respons positif atas laporan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pelatihan kompetensi operator merupakan program kerja prioritas IATTA. Hal ini bertujuan untuk menjamin profesionalisme industri wisata petualangan di Indonesia. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar