Kumpulkan Jajaran Kabinet Merah Putih hingga Pejabat Eselon I, Presiden Prabowo Wanti-wanti Ancaman Krisis Global
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat di hadapan jajaran Kabinet Merah Putih, mulai dari menteri, wakil menteri hingga pejabat setingkat eselon I kementerian/lembaga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).(Foto:Dok/Youtube Sekretariat Presiden)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INTANANEWS – Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (8/4/2026) mengumpulkan jajaran Kabinet Merah Putih, mulai dari menteri, wakil menteri hingga pejabat setingkat eselon I kementerian/lembaga di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Banyak hal yang disampaikan dalam taklimat secara langsung tersebut.
Salah satunya Presiden Prabowo mewanti-wanti kemungkinan ancaman krisis global meliputi pangan, energi, dan air dan itu perlu diantisipasi setiap negara.
Ia selanjutnya mengatakan bahwa tiga sektor tersebut menjadi faktor penentu keselamatan bangsa. Hal itu telah diproyeksikan Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui agenda pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals sebagai potensi krisis yang akan melanda dunia.
Bagaimana dengan kondisi di Indonesia sendiri?
Presiden Prabowo mengatakan bahwa Indonesia relatif tidak mengalami persoalan mendasar pada ketersediaan air. Malah sebaliknya Indonesia mengalami kelebihan air.
“Di bagian-bagian tertentu negara kita, di Indonesia timur, pulau-pulau tertentu masih ada kesulitan air, tapi kita dapat mengatasi karena airnya ada, tinggal mampu atau tidak kita mendapatkannya dan menjaganya, karena kadang-kadang kita sendiri yang tidak dapat menjaga alam kita,” katanya.
Ia menyatakan, persoalan air lebih banyak berkaitan dengan pengelolaan dan kemampuan dalam menjaga alam, seperti kerusakan hutan yang dapat memicu kekeringan.
Presiden juga menyinggung soal pemerintahannya yang sudah berjalan satu setengah tahun.
Ia mengeklaim bahwa kinerja pemerintahan berjalan efektif, handal, serta mampu melaksanakan tugas bernegara dengan baik dan benar.
“Satu setengah tahun ini alhamdulillah kita telah membuktikan bahwa pemerintah kita efektif, pemerintah kita handal, dan pemerintah kita dapat melaksanakan tugas bernegara dengan benar dan baik,” katanya.
Buktinya, dia melanjutkan berbagai prestasi nyata yang dapat diukur secara matematis maupun terlihat secara fisik di lapangan. Hal tersebut menunjukkan arah penyelenggaraan negara dapat dikendalikan dengan baik.
“Ppemerintah mampu menavigasi berbagai tantangan dan potensi risiko yang muncul, serta menjaga arah perkembangan bangsa tetap terkendali. Alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan, arah bernegara bangsa kita. Kita dapat navigasi melalui hal-hal berbahaya,” ia menambahkan.(nor)
- Penulis: Norman Meoko

Saat ini belum ada komentar