Serap 2.000 Tenaga Kerja, Mendagri Janjikan ‘Karpet Merah’ bagi Pemkab Minahasa yang Bekerja Cepat
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INTANANEWS – Pembangunan 500 unit rumah di Kabupaten Minahasa mulai digulirkan dan diproyeksikan menjadi motor penggerak ekosistem ekonomi lokal yang masif.
Proyek strategis ini tidak hanya ditargetkan menyediakan hunian layak, tetapi juga menyerap sedikitnya 2.000 tenaga kerja lokal serta mendongkrak omzet pelaku usaha toko bangunan di Minahasa.
Dalam peninjauan lapangan di Desa Tempang II, Kecamatan Langowan Utara, Kamis (9/4/2026), Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang memimpin jajaran pemerintah daerah menyambut kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan
Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
Turut mendampingi dalam peninjauan teknis tersebut antara lain Sekda Minahasa Lynda Watania, Asisten I Riviva Maringka, dan Kadis Perkim Daudson Rombon.
Kehadiran lengkap jajaran teras Pemkab Minahasa ini menegaskan komitmen daerah dalam mengawal program strategis nasional.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, pemerintah pusat siap memberikan insentif khusus bagi daerah yang mampu mempermudah perizinan dan membebaskan biaya seperti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk perumahan rakyat.
”Kami akan memberikan ‘karpet merah’ bagi kepala daerah yang bekerja cepat. Namun, akan ada evaluasi tegas bagi mereka yang menghambat,” ujar Tito.
Istilah ‘karpet merah’ tersebut merujuk pada pemberian jalur prioritas, kemudahan birokrasi, serta dukungan bagi Pemkab Minahasa jika mampu menyelenggarakan program ini dengan sigap, transparan, dan tanpa hambatan administratif.
Merespons arahan tersebut, Wakil Bupati Vanda Sarundajang memastikan jajaran Pemkab Minahasa siap bergerak responsif.
“Minahasa Siap,” kata Wabup Vanda, diikuti tepuk tangan warga yang hadir.
Di bawah koordinasi Sekda Lynda Watania, pemerintah daerah akan memastikan seluruh proses, termasuk keterlibatan mitra lokal dalam penyediaan material, berjalan transparan. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar