Babinsa Ratahan Evakuasi Jenazah Lansia di Kelurahan Nataan
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INTANANEWS – Babinsa Koramil 1302-11/Ratahan Kopda Fadli Kamari mendatangi lokasi penemuan mayat pada Sabtu (28/3/2026).
Warga menemukan jenazah Salem Yopi Lombo (72) di dalam rumahnya. Lokasi kejadian berada di Lingkungan II, Kelurahan Nataan, Kecamatan Ratahan.
Penemuan jenazah ini bermula dari kecurigaan warga sekitar. Masyarakat mencium bau tidak sedap sejak Jumat (27/3/2026). Selanjutnya, saksi Sri Suryaman melihat kerumunan lalat di jendela rumah korban.
Saksi Elyas Olar kemudian mengecek sumber bau menyengat tersebut. Warga akhirnya menemukan korban sudah meninggal dunia di dalam rumah.
Kronologi Penemuan dan Evakuasi
Kopda Fadli Kamari tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 WITA. Ia datang bersama personel Polsek Ratahan setelah menerima laporan masyarakat.
Aparat menemukan tubuh korban di atas kasur dalam posisi terlentang. Korban memakai baju putih serta celana jeans pendek saat ditemukan.
Petugas medis Puskesmas Ratahan langsung melakukan pemeriksaan awal di lokasi hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.
Tenaga medis memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelumnya. Kondisi tubuh korban yang mulai menghitam memperkuat dugaan tersebut.
Langkah Pengamanan Aparat
Aparat segera mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) untuk kepentingan penyelidikan.
Selain itu, petugas mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi. Babinsa juga telah menghubungi pihak keluarga korban terkait peristiwa ini.
Meskipun demikian, aparat tetap melakukan penyelidikan lanjutan secara mendalam.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Hal tersebut juga penting guna mencegah spekulasi liar di tengah masyarakat. Babinsa meminta warga tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar