BLT Dana Desa Passo, Menyentuh Mereka yang Terlupakan di Balik Pintu
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
- visibility 61
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Pemerintah Desa Passo memastikan bantuan negara tidak terhenti di meja kantor desa.
Pada Selasa (5/5/2026), Hukum Tua Nelfin Mamentu memilih menyusuri lorong desa. Ia mendatangi langsung rumah warga penerima manfaat.
Langkah tersebut sengaja diperuntukkan bagi empat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kategori khusus.
Penerima terdiri dari warga disabilitas, penderita gangguan jiwa (ODGJ), serta keluarga miskin ekstrem.
Mereka adalah kelompok rentan yang secara fisik sulit mendatangi lokasi penyaluran BLT.
Nelfin menyerahkan dana tunai untuk periode Januari hingga Maret 2026.

Hukum Tua Desa Passo Nelfin Mamentu menyerahkan BLT kepada KPM. (Foto:Dok/ist)
Setiap keluarga menerima total Rp900.000. Dana ini berasal dari alokasi Dana Desa yang diprioritaskan bagi pengentasan kemiskinan ekstrem.
”Kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat yang paling membutuhkan,” ujar Nelfin.
Bagi Pemerintah Desa Passo, metode door-to-door bukan sekadar teknis pembagian BLT. Ini adalah momen validasi kondisi kesehatan dan sosial warga secara langsung.
Pemerintah desa memastikan setiap rupiah sampai tepat sasaran tanpa membebani fisik penerima.
Program ini membuktikan bahwa Dana Desa mampu menjadi sarana perlindungan sosial yang merata.
Hak warga rentan tetap terjaga, meski mereka hanya berada di balik pintu rumah. (nes)
- Penulis: Anes Walean
