Breaking News
dark_mode
Beranda » Berita Utama » Makin Moncer, Terbaru Survei Indikator Politik Indonesia Sebut Masyarakat Puas dengan Kinerja Menteri Purbaya

Makin Moncer, Terbaru Survei Indikator Politik Indonesia Sebut Masyarakat Puas dengan Kinerja Menteri Purbaya

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

intana.news/ – Lagi-lagi popularitas Purbaya Yudhi Sadewa semakin moncer padahal belum dua bulan menjabat Menteri Keuangan.

Terakhir survei Indikator Politik Indonesia menyebut bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi salah satu dari tiga menteri yang paling banyak mendapatkan penilaian puas di bidang kinerja dari masyarakat.

Menurut Pendiri dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi pada akun YouTube Indikator Politik Indonesia seperti dikutip pada Minggu (9/11/2025), Menteri Keuangan Purbaya meraup penilaian puas dari 84,1 responden survei.

Dia menyatakan, selain Menteri Purbaya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga paling banyak mendapatkan penilaian puas di bidang kinerja.

Ia menyebutkan, Amran berada di posisi pertama karena 84,9 persen responden menyatakan puas dengan kinerjanya disusul Teddy yang meraup suara responden sebanyak 84,5 persen pada posisi kedua.

Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan dalam kurun waktu 20-27 Oktober 2025. Populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilu. Penarikan sampel menggunakan multistage random sampling dengan jumlah sampel 1220 responden dengan margin of error 2,8 persen.

Sebelumnya, Lembaga Survei IndexPolitica merilis 10 nama tokoh yang masuk ke dalam daftar teratas potensial untuk posisi Wakil Presiden.

Hasilnya, Menteri Purbaya menduduki peringkat pertama dengan hasil 28,65 persen, Dedi Mulyadi 20,15 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 15,75 persen, dan Gibran Rakabuming Raka 12,35 persen.

Menteri Keuangan Purbaya sudah melampaui popularitas di atas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM yang sebelumnya kokoh berada di tangga media darling-nya publik.

Namun di mata Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno meski elektabilitas Menteri Keuangan Purbaya cukup tinggi masalahnya apakah dia berminat terjun ke dunia politik.

Dia selanjutnya mengatakan, sejauh ini belum ada tanda-tanda Menteri Purbaya terjun ke dunia politik.

“Apakah kemudian Pak Purbaya itu menjadi salah satu calon besutan dari PAN untuk kita tarik ke PAN? Ya, belum tentu Pak Purbaya-nya juga mau,” kata Eddy Soeparno di Gedung DPR Senayan Jakarta pada Rabu (29/10/2025).

Dia menyatakan, Menteri Purbaya adalah profesional di bidang keuangan yang sekarang masuk ke birokrasi untuk mengurusi masalah perbendaharaan negara.

Ditambahkannya, walau popularitas Menteri Purbaya tinggi tetapi masyarakat sekarang ini masih menunggu hasil dari kinerjanya untuk bisa mendongkrak perekonomian sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yaitu pertumbuhan ekonomi pada 2028 mencapai 8 persen.

Sekilas  Menteri Purbaya

Purbaya Yudhi Sadewa lahir di Bogor pada 7 Juli 1964. Dia merupakan Ekonom dan Insinyur Indonesia. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan dari 2020–2025.

Ia meraih gelar Sarjana dari Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung (ITB). Sementara gelar Master of Science (MSc) dan gelar Doktor di bidang Ilmu Ekonomi diperoleh dari Universitas Purdue, Indiana, Amerika Serikat.

Sebelum terjun di pemerintahan, ia memulai karier sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989–1994). Kemudian pada Oktober 2000 hingga Juli 2005 ia ditunjuk sebagai Senior Economist di Danareksa Research Institute.

Selanjutnya, ia menjadi Direktur Utama PT Danareksa Securities dari April 2006 Oktober 2008. Ia juga menjadi Chief Economist Danareksa Research Institute Juli 2005–Maret 2013, dan sebagai Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) dari Maret 2013 hingga April 2015.

Ia menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (2016–2020) dan Anggota Indonesia Economic Forum (2015). Pada Oktober 2016, ia ditunjuk sebagai Gubernur Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) dari Indonesia menggantikan Widhyawan.

Ia memulai karier pemerintahannya di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Ia menjadi Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam kurun waktu 4 tahun (2010–2014) selain itu ia juga menjadi Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010–2014), lembaga nonstruktural yang diketuai Chairul Tandjung.

Pada Maret 2015, ia ditunjuk sebagai Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis, Kantor Staf Presiden oleh Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan. Ia hanya menjabat sampai September 2015. Kemudian pada November 2015, Purbaya ditunjuk sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, jabatan ini ia emban sampai Juli 2016.

Pada tahun 2016, ia kembali ke Kementerian Koordinator Bidang Pereknomian. Ia menjadi Wakil Ketua Satgas Penanganan dan Penyelesaian Kasus (Debottlenecking), yang lebih dikenal dengan ‘Pokja IV’, di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Juni 2016-2020). Kemudian, dia dipindahkan ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi (Juli 2016–Mei 2018). Jabatannya dinaikkan menjadi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dari Mei 2018 hingga Juni 2020. Selanjutnya digeser menjadi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi pada Juni 2020.

Purbaya dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan dari 2020–2025 pada 23 September 2020. Dia kemudian ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menggantikan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025 lalu.(nor)

  • Penulis: Norman Meoko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Jadwalkan Rapat dengan TNI Terkait Insiden Tersebut

    Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Jadwalkan Rapat dengan TNI Terkait Insiden Tersebut

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INTANANEWS – Satu prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) meninggal dunia, satu luka berat serta dua luka ringan. Mereka dalam tugas melaksanakan misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon pada Minggu (29/3/2026). Insiden tersebut terjadi saat berlangsung saling serang artileri di area penugasan di tengah meningkatnya eskalasi situasi keamanan di kawasan […]

  • Kodim 1302/Minahasa Bentuk Karakter Pramuka Peduli Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 1
    • 0Komentar

    intana.news/ – Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui kegiatan Saka Wira Kartika. Pembinaan yang bertema “Saka Wira Kartika Membentuk Generasi yang Berkarakter, Berwawasan Kebangsaan, dan Peduli Lingkungan” ini dipusatkan di Pantai Kanaan Beach, Kolongan 1, Kombi, Minahasa, Jumat (14/11/2025). Kegiatan kepramukaan berbasis kedisiplinan ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang […]

  • Pemerintah Targetkan Rampungkan Pembangunan 101 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia pada Juni 2026

    Pemerintah Targetkan Rampungkan Pembangunan 101 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia pada Juni 2026

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 74
    • 0Komentar

    INTANANEWS – Pemerintah terus menggenjot pembangunan Sekolah Rakyat. Bahkan, sebelum tahun ajaran baru 2026/2027 atau Juni 2026 pemerintah akan selesaikan pembangunan 101 unit Sekolah Rakyat permanen tahap kedua di wilayah Indonesia. Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyatakan hal tersebut di Jakarta pada Rabu (25/3/2026). Dia menjelaskan, ​penyelesaian infrastruktur pendidikan ini diprioritaskan sehingga fasilitas tersebut dapat […]

  • Kerugian Rp 1,15 Miliar Dikonfirmasi di Sidang PN Tondano, Terdakwa Klaim Dana untuk Perusahaan

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 2
    • 0Komentar

    intana.news/ – Pengadilan Negeri (PN) Tondano kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana penggelapan dana perusahaan PT Adicitra Anantara (AA) dengan terdakwa PMB alias Patricia, Kamis (7/11/2025). Dalam persidangan tersebut, terungkapnya aliran dana perusahaan ke rekening pribadi terdakwa dihadapkan dengan klaim terdakwa bahwa dana itu digunakan untuk keperluan operasional perusahaan. Berdasarkan laporan audit terbaru […]

  • Satu-satunya di Indonesia, Bupati Minahasa Terima Lencana Bela Negara dari Kemenhan RI

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 1
    • 0Komentar

    intana.news/ – Bupati Minahasa Robby Dondokambey menerima Penghargaan dan Lencana Bela Negara dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia. Ia menjadi satu-satunya kepala daerah di Indonesia yang mendapatkan apresiasi ini. Penghargaan diserahkan langsung oleh Letjen TNI Gabriel Lema, S.Sos, dalam Workshop Bela Negara Tingkat Nasional Tahun 2025 di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Sabtu (1/11/2025). […]

  • Resmi Ditutup, Pembinaan Saka Wira Kartika Minahasa Targetkan Remaja Patriot dan Pecinta Alam

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 6
    • 0Komentar

    intana.news/ – Pembinaan Satuan Karya (Saka) Wira Kartika Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa resmi ditutup, Minggu (16/11/2025). Acara penutupan dipimpin oleh Kepala Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kodim 1302/Minahasa, Kapten Inf Sulistyo, pada pukul 14.00 WITA. Sulistyo menegaskan bahwa pembinaan selama tiga hari ini adalah upaya membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, berwawasan kebangsaan, dan peduli […]

expand_less