Melayat ke Rumah Duka Keluarga Roring-Waani, Bupati Minahasa Sampaikan Belasungkawa
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INTANANEWS – Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah Sofijte Waani di rumah duka keluarga Roring-Waani, Desa Leilem, Kecamatan Sonder, Senin (30/3/2026).
Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.
Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si, MAP hadir bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS, dan Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, SE.
Turut mendampingi dalam rombongan tersebut Sekretaris Daerah Dr. Lynda Watania serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Minahasa.
Almarhumah Sofijte Waani tutup usia pada Minggu (29/3/2026) dalam usia 93 tahun, 1 bulan, dan 11 hari.
Mendiang merupakan ibunda dari Royke Octavian Roring, Bupati Minahasa periode 2018–2023.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan rasa duka cita yang mendalam secara pribadi, keluarga, maupun mewakili pemerintah daerah.
Ia mengatakan bahwa kepergian seorang ibu merupakan kehilangan besar karena peran ibu sebagai sosok penuh kasih, pembimbing, dan teladan keluarga.
”Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Minahasa, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke rumah Bapa di surga, almarhumah Ibu Fietje Waani,” ujar Robby.
Bupati mengajak keluarga besar Roring-Waani untuk tetap tegar dan bersyukur atas umur panjang yang diberikan Tuhan kepada almarhumah.
Kehidupan mendiang dinilai penuh dengan dedikasi dan pengorbanan yang patut diteladani.
Sebagai bentuk penguatan iman, Bupati mengutip ayat suci dari Yohanes 14:1.
Ia berharap firman tersebut dapat menjadi sumber kekuatan bagi keluarga dalam menghadapi masa sulit.
”Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Percayalah bahwa Tuhan akan memberikan penghiburan dan kedamaian sejahtera dalam menjalani hari-hari ke depan,” tuturnya.
Kunjungan ini diakhiri dengan harapan agar kenangan indah bersama mendiang dapat menjadi kekuatan bagi keluarga besar dalam menjalani masa berkabung dengan penuh pengharapan. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar