Resmob Minahasa Ringkus Lima Pengeroyok di Rumah Duka
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Tim Resmob Polres Minahasa membekuk lima pria terduga pelaku pengeroyokan di Kelurahan Wulauan, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Rabu malam, 20 Mei 2026.
Operasi penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Resmob AIPDA Hendra Mandang sekitar pukul 23.00 WITA.
Berbekal Laporan Polisi Nomor: LP/B/274/V/2026/SPKT/POLRES MINAHASA, tim bergerak cepat mengejar para pelaku.
Alhasil, lima orang berinisial RM (26), JM (20), VK (27), DR (26), dan GK (17) berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.
Peristiwa pidana ini bermula ketika korban dan para pelaku berada di rumah duka keluarga Meny-Sampow.
Di lokasi tersebut, mereka berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras tradisional jenis cap tikus.
Namun, situasi mendadak memanas setelah seorang pria bernama Christian datang dan diduga memancing keributan di lokasi.
Selanjutnya, salah satu pelaku tiba-tiba menendang kedua tangan korban.
Korban yang terkejut kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berlari keluar dari area rumah duka. Meskipun demikian, para pelaku tetap mengejar korban yang mencoba kabur.
Ketika korban terjatuh, kelompok tersebut langsung melakukan penganiayaan secara bersama-sama menggunakan tangan dan kaki.
Selain dikeroyok, kepala bagian belakang korban juga dipukul menggunakan benda tumpul hingga mengakibatkan luka robek.
Aksi kekerasan ini akhirnya berhenti setelah seorang warga bernama Ari datang melerai kejadian tersebut.
Akibat intervensi warga, korban berhasil meloloskan diri dan langsung melaporkan penganiayaan itu ke Polres Minahasa.
Usai penangkapan, Tim Resmob segera menggiring kelima terduga pelaku ke Mako Polres Minahasa.
Selanjutnya, para tersangka diserahkan kepada piket Reskrim untuk menjalani pemeriksaan intensif serta proses hukum lebih lanjut. (nes)
- Penulis: Anes Walean
