Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Presiden Prabowo Kecam Keras dan Sebut Itu Tindakan Keji
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
- visibility 59
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terhadap tiga jenazah personel TNI penjaga perdamaian yang tergabung dalam UNIFIL di VIP Room Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026) petang. (Foto:Dok/ksp.go.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INTANANEWS – Presiden Prabowo Subianto beraksi keras menyusul gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TN) saat menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah bendera UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).
Dia mengecam keras tindakan yang digambarkan sebagai perbuatan keji.
“Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa,” kata Prabowo dalam unggahan akun Instagram resmi (@prabowo) pada Sabtu (4/4/2026) malam.
Dalam kesempatan itu, dia menyatakan duka atas wafatnya prajurit terbaik bangsa dalam menjalankan misi mulia menjaga perdamaian dunia.
“Negara akan hadir untuk menghormati jasa para prajurit, menjaga kehormatan mereka serta memastikan pengorbanan yang diberikan tidak dilupakan,” tuturnya.
Seperti dikutip dari ksp.go.id, Presiden Prabowo memberikan penghormatan terakhir kepada tiga personel penjaga perdamaian Indonesia yang gugur saat menjalankan tugas pada UNIFIL di Lebanon.
Prosesi penghormatan dilaksanakan di tempat persemayaman di Ruang Tengah Terminal VIP, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten pada Sabtu (4/4/2026) petang.
Dengan penuh rasa hormat, Presiden memberikan penghormatan kepada tiga jenazah personel penjaga perdamaian Indonesia yakni Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, serta Kopda Anumerta Farizal Rhomadon.
Prosesi penghormatan oleh Presiden berlangsung khidmat dengan diiringi doa bagi para prajurit yang gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia.
Presiden Prabowo turut menghampiri keluarga yang ditinggalkan satu per satu untuk berinteraksi dan menguatkan mereka.
Kepada para keluarga, Presiden menyampaikan ucapan belasungkawa, serta penghormatan atas pengabdian para personel yang gugur.
Penghormatan terakhir pun diberikan Kepala Negara kepada ketiga jenazah sebelum pengusungan jenazah menuju tempat dilaksanakannya upacara persemayaman. Upacara tersebut dilaksanakan sebelum ketiga jenazah diberangkatkan ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan.
Turut hadir dalam prosesi penghormatan tersebut yakni Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para kepala staf angkatan.(nor)
- Penulis: Norman Meoko

Saat ini belum ada komentar