Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » FSPMI Mengajak Pekerja Media Berserikat, Ancaman Kekerasan hingga PHK Sepihak Masih Terjadi

FSPMI Mengajak Pekerja Media Berserikat, Ancaman Kekerasan hingga PHK Sepihak Masih Terjadi

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, INTANA.NEWS – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional 2026, Federasi Serikat Pekerja Media Independen (FSPM) mengajak semua pekerja media memperkuat diri dengan berserikat.

Demikian dikatakan oleh Ketua FSPMI Aisha Sahidra dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Kamis (30/4/2026).

Dia mengatakan, ibarat kaset rusak, kondisi ketenagakerjaan pekerja media selalu memainkan lagu yang berulang-ulang.

“Hari-hari ini, pekerja media rentan terhadap pelbagai hal: upah rendah, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak, ketidakpastian kerja, hingga ancaman kekerasan dan kriminalisasi,” tuturnya.

Ia menuturkan bahwa pekerja media masih berada dalam posisi rentan, baik dari sisi ekonomi maupun perlindungan kerja. Kondisi ini membutuhkan respons kolektif yang lebih kuat.

Dalam relasi kerja yang timpang, dia selanjutkan mengatakan, perusahaan memegang kendali atas waktu, tenaga, hingga aspek keselamatan pekerja. Situasi ini membuat pekerja berada dalam posisi lemah, sementara tuntutan produktivitas, kecepatan, dan keberanian terus meningkat tanpa diimbangi perlindungan dan kesejahteraan yang memadai.

“Tekanan kerja semakin meluas tidak hanya pada beban tugas, tetapi juga pada kehidupan personal, termasuk risiko fisik, psikologis, dan hukum yang harus ditanggung sendiri oleh pekerja,” katanya.

Selain itu, katanya perusahaan menuntut produktivitas, kecepatan, dan keberanian tanpa menyediakan jaminan kesejahteraan dan perlindungan yang setara bagi jurnalis dan pekerja media. Eksploitasi pun meluas dari beban kerja menjadi penguasaan atas hidup pekerja.

“Pekerja dipaksa menerima kondisi tidak layak sebagai hal yang normal sambil menanggung sendiri risiko fisik, tekanan psikologis, dan ancaman hukum,” ia menambahkan.

Dewan Pers mencatat sedikitnya 1.200 pekerja media terkena dampak PHK sepanjang 2023 hingga 2024. Sedangkan Aliansi Jurnalis Independen Indonesia mencatat lebih dari 800 pekerja media mengalami PHK sejak 2024 hingga pertengahan 2025. Angka ini diperkirakan lebih tinggi karena tidak semua perusahaan melaporkan kondisi ketenagakerjaannya secara terbuka.

Berikut sejumlah tuntutan Federasi Serikat Pekerja Media Independen:

1. Wujudkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berpihak kepada buruh.
2. Hapus sistem kerja kontrak, outsourcing, dan kemitraan yang merugikan pekerja.
3. Hentikan PHK massal dan jamin kepastian kerja.
4. Wujudkan sistem upah layak nasional berbasis kebutuhan hidup layak.
5. Wujudkan ruang kerja aman dan sistem kerja layak.
6. Hentikan diskriminasi, kekerasan, kriminalisasi, dan segala bentuk represi terhadap gerakan rakyat.
7. Hentikan union busting dan jamin kebebasan berserikat.(*)

 

  • Penulis: Norman Meoko

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setelah Soeharto dan Gus Dur, Mensos Saifullah Yusuf Sebut BJ Habibie Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

    Setelah Soeharto dan Gus Dur, Mensos Saifullah Yusuf Sebut BJ Habibie Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Setelah Presiden ke-2 Soeharto dan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) resmi dianugerahi Pahlawan Nasional, nama Presiden ke-3 Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie telah diusulkan untuk mendapat gelar Pahlawan Nasional juga. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf membenarkan hal tersebut di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (10/11/2025). Dia mengatakan, usulan tersebut telah disampaikan sejumlah […]

  • Gunakan Dana Pribadi, Martin Tumbelaka Renovasi Jalan Passo

    Gunakan Dana Pribadi, Martin Tumbelaka Renovasi Jalan Passo

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 158
    • 0Komentar

    PASSO, INTANA.NEWS – Anggota DPR RI Martin Daniel Tumbelaka merenovasi jalan dan jembatan di Desa Passo, Kecamatan Kakas Barat, Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (28/5/2026). Pembangunan fasilitas umum tersebut menggunakan dana pribadi legislator tersebut. ​Hukum Tua Desa Passo, Nelfin Mamentu, menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur ini merupakan wujud kepedulian putra daerah. Martin, yang berada di Komisi III […]

  • Kunjungi Korban Tabrakan Kereta di RSUD Kota Bekasi, Presiden Prabowo Sampaikan Bela Sungkawa Korban Tewas Capai 14 Orang

    Kunjungi Korban Tabrakan Kereta di RSUD Kota Bekasi, Presiden Prabowo Sampaikan Bela Sungkawa Korban Tewas Capai 14 Orang

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BEKASI, INTANA.NEWS – Pasca tabrakan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur semalam, Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (28/4/2026) pagi ini mengunjungi RSUD Kota Bekasi, salah satu tempat perawatan korban tabrakan kereta tersebut. Di rumah sakit ini dirawat sebayak 52 korban luka. Selain itu, tiga korban jiwa […]

  • Konsolidasi PDI Perjuangan Minahasa Targetkan Restrukturisasi Tuntas Agustus 2026

    Konsolidasi PDI Perjuangan Minahasa Targetkan Restrukturisasi Tuntas Agustus 2026

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 36
    • 0Komentar

    TONDANO, INTANA.NEWS – Mesin politik PDI Perjuangan mulai dipanaskan dari tanah Minahasa. Melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di Tondano, Rabu (13/5/2026), partai berlambang banteng ini resmi memulai restrukturisasi besar-besaran di tingkat basis. ​Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, hadir langsung. Ia memberikan instruksi tegas. Seluruh pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) harus tuntas […]

  • PDI Perjuangan Dituduh Dalang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa, Hasto: Kami Sudah Kebal dengan Tuduhan Itu

    PDI Perjuangan Dituduh Dalang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa, Hasto: Kami Sudah Kebal dengan Tuduhan Itu

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 13
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, INTANA.NEWS – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tengah diguncang pelbagai tuduhan. Yang paling santer yakni dituduh menjadi dalang aksi unjuk rasa mahasiswa yang marak belakangan ini. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto langsung buka suara menanggapi tudingan tersebut. Seusai menghadiri peluncuran buku Mahfud MD “Politik Hukum di Indonesia” edisi XIII di Gedung University Club […]

  • Waspada! Modus Penipuan Berkedok Promosi Jabatan Mengatasnamakan Kepala BKPSDM Minahasa

    Waspada! Modus Penipuan Berkedok Promosi Jabatan Mengatasnamakan Kepala BKPSDM Minahasa

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 32
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat luas terkait maraknya aksi penipuan yang mencatut nama pejabat daerah. ​Baru-baru ini, beredar sebuah akun WhatsApp palsu yang mengatasnamakan Kepala BKPSDM Kabupaten Minahasa, Johnny Tendean, AP, MAP. Akun tersebut […]

expand_less