Kado ‘Penyegaran’ di Hari Pendidikan, Empat Pejabat Teras Minahasa Bergeser Posisi
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS — Pemerintah Kabupaten Minahasa memilih momentum unik untuk merombak jajaran birokrasinya.
Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu (2/5/2026), empat pejabat pimpinan tinggi pratama resmi menempati posisi baru.

Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang, dan Sekda Lynda D Watania, memimpin prosesi pelantikan tersebut.
Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Sam Ratulangi di sela-sela peringatan Hardiknas.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat efektivitas birokrasi.

Mutasi kali ini melibatkan sejumlah nama senior di lingkungan Pemkab Minahasa.
Pertama, Dr. Vicky Ch. Tanor kini menjabat sebagai Inspektur Daerah Kabupaten Minahasa. Sebelumnya, ia menduduki posisi Asisten III Bidang Administrasi Umum.
Kedua, Drs. Moudy Lontaan menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Ia sebelumnya bertugas sebagai Inspektur Daerah.
Selanjutnya, Mekry J. Sondey resmi memimpin Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Terakhir, posisi Asisten III Bidang Administrasi Umum kini diisi oleh Ir. Jani Moniung.

Rotasi ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor strategis.
Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa pergeseran ini murni untuk kebutuhan organisasi.
Menurutnya, para pejabat tersebut sudah mengabdi selama lima tahun pada posisi sebelumnya. Oleh karena itu, penilaian objektif menunjukkan perlunya penyegaran jabatan.
”Tidak ada kepentingan lain dalam pelantikan ini. Kami hanya melihat kepentingan organisasi agar kinerja tetap maksimal,” tegas Robby.
Ia juga menambahkan bahwa jabatan pimpinan tinggi pratama sangat menentukan arah kebijakan daerah.
Oleh sebab itu, para pejabat terpilih merupakan figur terbaik hasil seleksi yang transparan. Bupati meminta mereka segera bekerja nyata dengan integritas tinggi. (nes)
- Penulis: Anes Walean
