Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Eks Pelatih Uzbekistan Timur Kapadze Disebut Bakal Melatih Timnas Indonesia, PSSI Masih Bungkam

Eks Pelatih Uzbekistan Timur Kapadze Disebut Bakal Melatih Timnas Indonesia, PSSI Masih Bungkam

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INTANANEWS – Teka-teki siapa yang bakal menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia masih berlanjut. Namun kabar yang beredar menyebutkan bahwa eks pelatih Uzbekistan, Timur Kapadze akan melatih Tim Garuda.

Bahkan, beberapa media lokal Uzbekistan mengklaim Timur Kapadze akan menjadi penerus Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia.

“Saya siap memimpin Timnas Indonesia. Saya tinggal menunggu tawaran,” kata Timur Kapadze yang November ini resmi meninggalkan Timnas Uzbekistan sebagai asisten pelatih .

Timur Kapadze sukses membawa Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026.

Asal tahu saja Timur Kapadze mulai menjadi pelatih kepala Uzbekistan pada 2025, setelah menangani tim U-23 sejak 2021. Ia juga sempat menjadi pelatih sementara Uzbekistan pada 2018.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan pihaknya tidak akan memanggil Kembali mantan pelatih Shin Tae-yong setelah PSSI memecat Patrick Kluivert karena gagal membawa Tim Garuda menembus Piala Dunia 2026.

Dia malah meminta pendukung Timnas Indonesia untuk ‘move on’ dari mantan pelatih Shin Tae-yong termasuk juga Patrick Kulivert tersebut.

Dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis (23/10/2025), Erick Thohir yang Menpora itu menyebutkan bahwa Shin Tae-yong pelatih asal Korea Selatan itu adalah ‘masa lalu’. Kini saatnya ‘move on’.

“Kalau saya pikir gini. Kita kan mesti move on. Kalau kita move on sama Patrick Kluivert, ya kita juga move on sama Shin Tae Yong,” tuturnya.

Menurut dia, baik Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan.

“Kedua pelatih itu sudah masa lalu. Jadi kita harus moving forward. Mencari pelatih baru,” Erick menambahkan.(nor)

  • Penulis: Norman Meoko

Rekomendasi Untuk Anda

  • Megawati Tepis Hubungan Dirinya dengan Prabowo Sedang Tidak Baik-baik Saja

    Megawati Tepis Hubungan Dirinya dengan Prabowo Sedang Tidak Baik-baik Saja

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAWA TIMUR, INTANA.NEWS – Siapa bilang hubungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Prabowo Subianto sedang tidak baik-baik saja. Megawati langsung membantah hal tersebut. “Jangan dipikir lho nanti, Ibu Mega, Pak Bowo, enggak. Saya dengan Mas Bowo itu akrab. Jangan ada coba-coba ada orang mikir,” kata Megawati dalam seminar internasional peringatan 70 tahun […]

  • Ini Kata Mendagri Tito soal Maraknya Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Ada Masalah dengan Pilkada Langsung

    Ini Kata Mendagri Tito soal Maraknya Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Ada Masalah dengan Pilkada Langsung

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Tidak cuma Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang berkomentar soal maraknya kepala daerah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Teranyar Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian pun angkat bicara. Ia berpendapat maraknya kepala daerah terciduk OTT KPK bisa jadi karena dampak dari sistem pilkada langsung oleh rakyat. Katanya, pilkada langsung tidak […]

  • Bakal Dilaporkan ke Bareskrim, Kuasa Hukum Rismon Sianipar Bilang Tudingan Jusuf Kalla Danai Polemik Ijazah Jokowi Itu Hoaks

    Bakal Dilaporkan ke Bareskrim, Kuasa Hukum Rismon Sianipar Bilang Tudingan Jusuf Kalla Danai Polemik Ijazah Jokowi Itu Hoaks

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 57
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Kuasa hukum Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK), Abdul Haji Talaohu, hari ini akan membuat laporan ke Bareskrim Polri atau Polda Metro Jaya, khususnya Direktorat Siber. Laporan itu terkait tudingan bahwa JK dituding mendanai Rp5 miliar untuk persoalkan ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Menanggapi rencana pihak JK yang akan melaporkan […]

  • Perayaan Natal Nasional 2025 Digelar 5 Januari 2026, Pesan Prabowo agar Dilakukan Sederhana

    Perayaan Natal Nasional 2025 Digelar 5 Januari 2026, Pesan Prabowo agar Dilakukan Sederhana

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INTANANEWS – Perayan Natal Nasional 2025 bakal digelar pada Senin (5/1/2026) di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto berpesan agar perayaan dilangsungkan secara sederhana namun berdampak bagi masyarakat banyak. Demikian dikatakan Ketua Umum Panitia Natal Nasional Maruarar Sirait seperti dikutip pada Senin (17/11/2025). Dia selanjutkan mengatakan bahwa perayaan Natal Nasional 2025 akan menyorot mengenai […]

  • Apel Kerja, Bupati Minahasa Ingatkan Jajaran soal Peningkatan Pelayanan Publik

    Apel Kerja, Bupati Minahasa Ingatkan Jajaran soal Peningkatan Pelayanan Publik

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 89
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar Apel Kerja jajaran aparatur sipil negara (ASN) di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Senin (30/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Minahasa Robby Dondokambey mengingatkan pentingnya penguatan komitmen pelayanan publik yang responsif dan perluasan cakupan jaminan sosial bagi masyarakat. ​ Apel kerja yang dihadiri oleh jajaran Wakil Bupati Vanda […]

  • Ahmad Sahroni Angkat Bicara, Blak-blakan Membantah Dirinya Diperas Lantaran Perkara di KPK

    Ahmad Sahroni Angkat Bicara, Blak-blakan Membantah Dirinya Diperas Lantaran Perkara di KPK

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Akhirnya Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Ahmad Sahroni angkat bicara terkait pemerasan yang dilakukan empat orang pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dirinya. Politisi Partai NasDem itu sontak membantah pemerasan yang dialaminya terkait dengan upaya pengurusan perkara. “Bukan (pengurusan perkara). Dia (pelaku) meminta uang dengan alasan untuk dukungan agenda pimpinan […]

expand_less