Jembatan Garuda Hampir Rampung, Babinsa Kodim 1302 Minahasa Kawal Finishing
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Senin, 18 Mei 2026
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MITRA, INTANA.NEWS – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Wioi Dua, Kecamatan Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara (MITRA) memasuki babak akhir.
Saat ini, progres fisik proyek infrastruktur tersebut sudah mencapai 97 persen.
Babinsa Kodim 1302/Minahasa, Serka Hendra Issan, mengawal langsung seluruh proses pengerjaan di lapangan.
Pengawalan ketat ini bertujuan untuk memastikan proyek selesai tepat waktu dan aman.
Fokus Penyelesaian Akhir
Pada Senin, 18 Mei 2026, para pekerja fokus pada tahap penyelesaian akhir konstruksi. Mereka melakukan pembuatan pall, plesteran, serta pengacian pada tiang railing jembatan.
Jembatan di atas Sungai Abuang ini memiliki bentang ukuran 10 meter x 3 meter.
Konstruksi yang kokoh menjadi prioritas utama agar jembatan mampu menahan beban kendaraan roda empat.
Mengapa Jembatan Ini Penting?
Akses transportasi di Desa Wioi Dua sebelumnya sangat terbatas. Warga harus memutar jauh untuk menyeberangi Sungai Abuang.
Akibatnya, biaya transportasi logistik hasil pertanian menjadi tinggi.
Jembatan Garuda hadir sebagai solusi konkret. Infrastruktur baru ini memangkas waktu tempuh warga secara signifikan.
Kehadiran jembatan langsung membuka isolasi geografis wilayah tersebut.
Bagaimana Dampak Ekonominya?
Keberadaan Jembatan Garuda otomatis mempermudah mobilitas masyarakat.
Petani kini dapat mengangkut hasil bumi ke pasar Ratahan dengan lebih cepat.
Selanjutnya, kelancaran transportasi ini akan menurunkan biaya logistik desa.
Efisiensi tersebut tentu akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga setempat.
TNI AD melalui Babinsa berkomitmen mengawal proyek ini hingga tuntas.
Pengawasan melekat terbukti efektif mencegah kendala teknis di lapangan.
Hasilnya, proyek berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Jembatan tersebut siap beroperasi penuh dalam waktu dekat. (*)
- Penulis: Anes Walean
