Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Seorang Petani di Touliang Oki Ditemukan Meninggal Dunia

Seorang Petani di Touliang Oki Ditemukan Meninggal Dunia

  • account_circle Anes Walean
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINAHASA, INTANA.NEWS – Warga Desa Touliang Oki, Kecamatan Eris, dikejutkan oleh peristiwa kematian seorang pria.

Korban berinisial DG (38) ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Sabtu (11/4/2026) malam.

​Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 23.30 WITA. Korban merupakan seorang petani yang tinggal di area perkebunan.

​Kejadian bermula saat korban dan istrinya, DD (34), pulang dari acara hajatan.

Mereka tiba di rumah pada pukul 22.30 WITA. Setelah itu, keduanya terlibat pertengkaran yang dipicu oleh rasa cemburu.

​Korban saat itu sedang berada di bawah pengaruh minuman keras.

Ia sempat memaki dan mengancam istrinya dengan kekerasan. Oleh karena itu, saksi memilih masuk ke kamar bersama kedua anaknya.

​Sekitar 30 menit kemudian, saksi mendengar suara benda jatuh dari ruang tamu.

Ia lalu keluar kamar dan menemukan korban sudah tergantung pada tali nilon. Saksi segera memotong tali tersebut untuk menolong korban.

​Saksi kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar, JM (46) dan DP (71). Namun, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa saat warga tiba di lokasi.

​Aparat Polsek Eris bersama Unit Inafis Polres Minahasa segera melakukan olah TKP. Petugas mengumpulkan keterangan saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Berdasarkan informasi warga, pasangan ini memang sering terlibat konflik rumah tangga.

​Kapolsek Eris, AKP Ariel H. Gumalang, SH, MH, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian telah menangani kasus ini sesuai prosedur.

​Di sisi lain, keluarga korban menyatakan penolakan terhadap tindakan autopsi.

Jenazah korban kini telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan visum oleh tim medis. (nes)

  • Penulis: Anes Walean

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi Pemberantasan Korupsi Usul Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Cukup Dua Periode Saja

    Komisi Pemberantasan Korupsi Usul Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Cukup Dua Periode Saja

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 64
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Muncul wacana agar jabatan ketua umum partai maksimal dua periode masa kepengurusan. Demikian 20 kajian strategis, policy brief dan corruption risk assessment (CRA) pada berbagai sektor prioritas nasional sepanjang 2025 yang disusun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seperti dikutip dari lampiran Laporan Tahunan KPK 2025 pada Kamis (23/4/2026). Selanjutnya disebutkan, kajian strategis KPK […]

  • ​RD-Vasung Jemput Bola ke DPR RI, Perjuangkan Renovasi Stadion Maesa Tondano

    ​RD-Vasung Jemput Bola ke DPR RI, Perjuangkan Renovasi Stadion Maesa Tondano

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 51
    • 0Komentar

    ​JAKARTA, INTANA.NEWS – Pasangan pemimpin Kabupaten Minahasa, Bupati Robby Dondokambey (RD) dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang (Vasung), bergerak cepat menggalang dukungan pusat. Mereka memperjuangkan pembangunan infrastruktur di tanah kelahiran Dora Marie Sigar, ibu kandung Presiden RI Prabowo Subianto. ​Bupati RD dan Wabup Vasung memimpin langsung audiensi bersama Ketua Komisi V DPR RI Lasarus di Jakarta, […]

  • Peralihan ke Sistem Digital, Cara Patricia Pangkas Antrean di BPJS

    Peralihan ke Sistem Digital, Cara Patricia Pangkas Antrean di BPJS

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 48
    • 0Komentar

    ​MINAHASA, INTANA.NEWS — Jemari Patricia Sumarauw (35) bergerak lincah di atas layar ponselnya. Warga Kelurahan Rumoong Bawah ini menunjukkan aplikasi Mobile JKN. Senyumnya mengembang saat menceritakan pengalaman kontrol kesehatan rutinnya. ​Patricia merupakan karyawan swasta peserta segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Ia rutin memantau kesehatan ke dokter sejak tahun 2022. Dahulu, ia harus menghadapi tantangan klasik: […]

  • Pasca Pencopotan Dadan Hindayana, Kejaksaan Agung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional

    Pasca Pencopotan Dadan Hindayana, Kejaksaan Agung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Pasca pencopotan Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto, aparat Kejaksaan Agung langsung menggeledah kantor BGN di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Pelaksana Harian Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Muhammad Jefri di Jakarta pada Rabu (3/6/2026) membenarkan hal itu. Dia menjelaskan bahwa penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan proses […]

  • LSM Waraney Puser In Tana Tolak Rencana Kedatangan Ustad Abdul Somad di Sulut

    LSM Waraney Puser In Tana Tolak Rencana Kedatangan Ustad Abdul Somad di Sulut

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 37
    • 0Komentar

    MANADO, INTANA.NEWS — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Adat Waraney Puser In Tana Toar Lumimuut (WPITTL) Sulawesi Utara mengambil sikap tegas. Mereka menyatakan menolak keras rencana kedatangan Ustad Abdul Somad ke Sulawesi Utara. Penolakan tersebut berkaitan dengan agenda Safari Dakwah sang penceramah di wilayah tersebut. ​Ketua Umum LSM Adat WPITTL, John Pandeirot, menandatangani langsung surat pernyataan […]

  • Tim Advokasi Demokrasi Sebut Pergantian Kepala BAIS TNI Tidak Selesaikan Kasus Penyiraman Air Keras  Aktivis KontraS Andrie Yunus

    Tim Advokasi Demokrasi Sebut Pergantian Kepala BAIS TNI Tidak Selesaikan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 51
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Mabes TNI menegaskan Letjen TNI Yudi Abrimantyo tidak lagi menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Tentara Nasional Indonesia (TNI). Keputusan itu terkait peristiwa penyiraman air keras kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus. Namun menurut Koalisi Masyarakat Sipil yang tergabung dalam Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), pergantian Kepala BAIS TNI itu memunculkan kesan adanya […]

expand_less