Sinergi Tomohon, Saat Kodim 1302/Minahasa dan Jemaah Bangun Masjid Al-Muhajirin
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_131072
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOMOHON, INTANA.NEWS – Hari Minggu pagi, 5 Juli 2026, jam baru menunjukkan pukul 09.00 WITA. Namun, suasana di Masjid Al-Muhajirin, Kelurahan Walian, Tomohon Selatan, mendadak riuh.
Puluhan personel berbaju loreng berdatangan. Mereka berasal dari Kodim 1302/Minahasa dan Yon TP 916/Bara Sakti.
Kehadiran mereka untuk menggelar Karya Bakti dan Bakti Sosial.
Aksi lapangan ini mencerminkan sinergi nyata tiga pilar. Dari unsur TNI, hadir Pasiterdim Kapten Inf Sulistyo dan Danramil 17/Mitoling Kapten Inf Hisyam Jambi.
Dari unsur Polri, tampak AKP Heri Sulistyo yang sehari-hari menjabat Kabagren Polres Tomohon sekaligus Ketua Yayasan Masjid.
Sementara dari pihak masyarakat, Imam Masjid Haji Sugeng Budiyanto memimpin langsung jemaahnya untuk menyambut para prajurit.
Gaya kerja di lapangan berjalan sangat cepat dan efisien. Tepat pukul 09.07 WITA, kerja bakti langsung dimulai. Petugas dan warga melebur, bergotong royong mengaduk semen dan membenahi fisik masjid tanpa banyak seremonial.
Setelah berpeluh selama satu setengah jam, aktivitas rehat sejenak pada pukul 10.27 WITA.
Kapten Inf Sulistyo memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan pesan Dandim mengenai komitmen TNI dalam membantu kesulitan masyarakat.
Merespons hal itu, tujuh menit berselang, Haji Sugeng Budiyanto menyampaikan rasa terima kasih dari seluruh jemaah, yang kemudian ditutup dengan doa bersama.
Kepedulian tidak berhenti pada pembangunan fisik. Pukul 10.41 WITA, diserahkan pula bingkisan bakti sosial secara simbolis kepada kaum duafa yang membutuhkan.
Begitu penyerahan selesai, tepat pukul 10.46 WITA, para personel dan warga langsung kembali mengayunkan sekop untuk melanjutkan kerja bakti babak kedua.
Seluruh rangkaian kegiatan produktif ini akhirnya rampung dengan aman pada pukul 15.00 WITA.
Bagi Kodim 1302/Minahasa, aksi enam jam ini memiliki target ganda, mempercepat pembangunan infrastruktur Masjid Al-Muhajirin sekaligus meringankan beban ekonomi warga sekitar.
Ini menjadi bukti konkret bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat di Tomohon terwujud lewat aksi nyata, bukan sekadar slogan. (nes)
- Penulis: Anes Walean
