Tunjukkan Komitmen Total, Wabup Minahasa Hadiri Momen Sakral Sidang Raya KGPM
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_131072
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS — Sidang Raya ke-35 Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) resmi bergulir.
Acara pembukaan berpusat di Kiawa Resort, Jemaat Sola gratia Kiawa, Senin sore (29/6/2026).
Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang (Vasung) tampak berdiri di jajaran depan panggung utama bersama para tokoh agama dan pejabat daerah.
Kehadirannya sore itu membawa dua peran sekaligus, sebagai representasi pemerintah kabupaten dan Ketua Majelis Pertimbangan KGPM.
Bagi sosok yang akrab disapa Vasung ini, agenda lima tahunan tersebut merupakan momentum krusial untuk menentukan arah pelayanan gereja ke depan.
Hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Wakil Gubernur Dr. Johannes Victor Mailangkay, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas posisi sejarah KGPM.
Pemerintah Provinsi melihat KGPM sebagai mitra strategis yang konsisten bergerak dalam pembangunan manusia di Bumi Nyiur Melambai.
”Kami berharap seluruh delegasi senantiasa dituntun oleh Roh Kudus dalam setiap pengambilan keputusan,” ujar Victor Mailangkay.
Pesan substansial juga datang dari Sekretaris Umum MPH Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Dr. Daryn Darmawan.
Ia mengingatkan agar persidangan ini tidak terjebak pada rutinitas birokrasi organisasi semata.
“Yesus Kristus bukan hanya Tuhan di dalam gereja, tetapi juga di tengah kebangsaan. Jadikan persidangan ini sebagai pertanggungjawaban kepada Tuhan, bukan sekadar agenda pergantian pimpinan,” tegas Pdt. Daryn.
Merespons hal itu, Ketua Pucuk Pimpinan (PP) KGPM, Gbl. Frangky R. Londa, S.Th., MA., mengungingatkan pentingnya semangat transformasi untuk menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan landasan teologis yang kokoh.
Di sinilah peran Vanda Sarundajang menjadi pembeda. Sebagai Wakil Bupati sekaligus pengurus pusat gereja, ia paham betul bahwa suksesnya acara besar tidak cukup dikawal dari kursi.
Usai pembukaan di panggung utama selesai, Vanda memilih melangkah ke area belakang. Ia berjalan menuju dapur umum.
Vanda memeriksa langsung kesiapan logistik dan kualitas konsumsi untuk para peserta. Ia berbincang dengan para petugas masak dan memastikan kebutuhan dasar di balik layar tidak terkendala.
Bagi Vanda, memastikan kelancaran urusan domestik ini adalah bagian dari totalitas pelayanan.
Ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Gembala, Gbl. Vera Mamesa Lintong, M.Th., berjalan dengan khidmat hingga usai.
Melalui Sidang Raya ke-35 ini, KGPM kini bersiap melahirkan keputusan-keputusan organisasi yang progresif.
Sebuah komitmen kerja yang hari itu sudah dicontohkan, baik dari atas panggung formal persidangan hingga ke dapur umum Kiawa Resort. (nes)
- Penulis: Anes Walean
