Tampil ala Paskibraka dan Pidato Tanpa Teks, Aksi Memukau SMPN 1 Tondano di Lomba TUB se-Minahasa
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TONDANO, INTANA.NEWS – Suasana khidmat tersaji di lapangan SMP Negeri 1 Tondano.
Dipercaya sebagai tuan rumah Lomba Tata Upacara Bendera (TUB) tingkat pelajar se-Kabupaten Minahasa, sekolah ini tidak sekadar memfasilitasi lokasi, tetapi juga menyuguhkan penampilan berkelas dari regu utusannya.
Kompetisi yang menuntut kedisiplinan dan kekhidmatan ini berlangsung antusias, diikuti oleh delegasi dari 21 Sekolah Dasar (SD) dan 16 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Minahasa.

Perhatian langsung tertuju saat regu TUB SMPN 1 Tondano memasuki lapangan.
Derap langkah tegap dan rapi mereka menunjukkan kedisiplinan setara pasukan Paskibraka.
Para siswa ini bergerak memecah barisan, lalu membentuk formasi persis layaknya tata letak upacara kenegaraan.

Keserasian dan ketegasan gerak ini berhasil mengunci perhatian seluruh peserta dan tiga juri berkompeten yang hadir di lokasi.
Momen tak terduga hadir saat upacara memasuki tahapan amanat.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, seorang siswi SMPN 1 Tondano melangkah maju dengan penuh wibawa.
Keberanian dan penguasaan materinya patut diacungi jempol.

Ia menyampaikan amanat upacara yang cukup panjang dan berbobot sepenuhnya tanpa memegang teks.
Dengan suara lantang dan intonasi yang tertata apik, siswi tersebut mengusung tema kemerdekaan RI ke-81, yakni “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
”Mari kita tidak hanya mencintai Indonesia melalui perkataan, namun juga membuktikannya dalam perbuatan. Sebagai pelajar, kita bisa memulainya dengan disiplin dalam menjalankan tugas serta menghargai perbedaan. Setiap prestasi, setiap ilmu, dan setiap sikap baik yang kita lakukan adalah bagian untuk masa depan bangsa,” urainya memecah keheningan Aula lomba.
Lebih lanjut, ia menyuarakan pesan penutup yang membakar semangat.

“Jangan hanya menjadi generasi yang menikmati hasil perjuangan para pahlawan, tetapi jadilah generasi yang meneruskan semangat mereka melalui karya. Mari kita buktikan, bahwa dari sekolah ini lahir generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, berdaulat, adil, dan makmur,” tutupnya, yang diakhiri dengan pekikan lantang: “Salam Pancasila!”
Kepala Sekolah SMPN 1 Tondano, Melky Palilingan, M.Pd., yang memantau langsung jalannya perlombaan, mengapresiasi penuh penampilan anak didiknya.
Baginya, Lomba TUB adalah medium pembentukan mental yang sesungguhnya.
”Kegiatan Lomba TUB ini adalah sarana yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai patriotisme, kedisiplinan, kerja sama dalam regu, serta cinta tanah air sejak dini pada diri anak-anak kita,” tegas Melky.
Totalitas kedisiplinan yang ditunjukkan dalam ajang ini sekaligus sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.
Ajang Lomba TUB di SMPN 1 Tondano membuktikan bahwa pendidikan karakter dapat diwujudkan melalui keseriusan baris-berbaris dan keberanian tampil di depan umum. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar