Fokus pada Pelayanan, Martsindy Rasuh Daftar Calon Hukum Tua Rumengkor Satu
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
- visibility 63
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INTANA.NEWS – Martsindy A. Rasuh resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Hukum Tua Desa Rumengkor Satu.
Ia membawa visi besar untuk kemajuan desa. Visi tersebut berfokus pada kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Martsindy mengusung semangat pelayanan prima serta transparansi pemerintahan.
Menurutnya, pembangunan desa harus menyentuh seluruh aspek kualitas hidup warga. Ia ingin menjawab kebutuhan masyarakat melalui kebijakan yang nyata dan berkelanjutan.
Martsindy telah merumuskan sejumlah misi strategis untuk membangun desa. Pertama, ia ingin meningkatkan kesejahteraan lewat penguatan ekonomi warga. Sektor UMKM dan pertanian rumah tangga akan menjadi motor penggerak utama.
Selanjutnya, ia menekankan pentingnya pemerintahan yang bersih dan adil.
Pelayanan publik harus berjalan cepat tanpa ada diskriminasi. Martsindy juga berkomitmen memberdayakan kaum pemuda dan perempuan di desa.
”Pembangunan harus melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” ujar Martsindy.
Program kerja Martsindy mencakup berbagai bidang teknis yang krusial. Pada bidang pemerintahan, ia menjanjikan sistem administrasi yang sederhana.
Ia juga akan membuka akses informasi keuangan desa secara transparan.
Kedua, bidang pembangunan tetap menjadi prioritas utama bagi dirinya. Fokus pembangunan menyasar perbaikan jalan desa dan sistem drainase. Selain itu, ia ingin mewujudkan lingkungan desa yang lebih bersih.
Pihaknya juga akan menghidupkan kembali kegiatan olahraga dan seni. Langkah ini bertujuan mempererat kebersamaan antar warga di Rumengkor Satu. Sektor pemberdayaan akan didukung penuh melalui peran BUMDes yang optimal.
Terakhir, Martsindy menyiapkan program khusus untuk penanggulangan bencana alam. Ia berencana membentuk tim siaga desa yang responsif dan sigap.
Hal ini demi menjamin keamanan warga saat menghadapi situasi darurat.
Martsindy saat ini merupakan mahasiswa akhir fakultas hukum di Unima.
Ia merasa optimis mampu membawa perubahan positif bagi tanah kelahirannya. Keahlian hukumnya menjadi modal untuk menciptakan tata kelola desa yang profesional. (nes)
- Penulis: Anes Walean
