Beredar di Media Sosial Letjen TNI Djon Afriandi Gampar Orang Istana, Kopassus Sebut Itu Hoaks!
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
- visibility 24
- comment 0 komentar
- print Cetak

Letjen TNI Djon Afriandi ketika masih menjabat Danjen Kopassus.(Foto:Dok/wartasambo.com)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INTANA.NEWS – Beberapa hari ini beredar isu di media sosial yang menyebutkan bahwa Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi ribut dengan pihak protokol Istana.
Dalam isu yang beredar itu dituliskan Letjen TNI Djon Afriandi yang pernah menjabat Danjen Komando Pasukan Khusus (Kopassus) melakukan penamparan.
Dalam video seperti dikutip pada Selasa (21/4/2026) pihak Kopassus memastikan informasi itu tidak benar.
Hal itu disampaikan melalui keterangan yang diunggah di akun Instagram resminya.
Akun Kopassus, yakni @penkopassus membubuhkan cap “HOAX” dalam screenshot postingan yang berisi narasi atas penamparan tersebut.
“Waspada, sedang beredar kabar bohong yang menyeret nama petinggi TNI dan lingkungan Istana. Narasi ini mengeklaim adanya keributan antara Pangkopassus dan pihak protokoler,” demikian keterangan dalam video itu.
Kopassus menegaskan bahwa informasi tersebut tidak memiliki bukti yang valid.
“Faktanya, ini hanyalah karangan tanpa bukti. Informasi ini sengaja disebarkan untuk menciptakan kegaduhan dan memecah-belah soliditas internal institusi negara,” lanjutnya.
Sekadar catatan saja Letjen TNI Djon Afriandi menjabat sebagai Pangkopassus sejak 10 Agustus 2025. Sebelumnya, lulusan Akademi Militer tahun 1995 itu menjabat Danjen Kopassus pada masa bakti 2024-2025.(*)
- Penulis: Norman Meoko
