Jabatan Silih Berganti, Pesan Terakhir Zulmansyah: Torang Basudara
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, INTANA.NEWS – Dunia pers Indonesia kembali berduka. Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, telah tutup usia.
Ia meninggal dunia pada Sabtu dini hari di Jakarta. Kabar duka ini mengejutkan banyak pihak, termasuk sahabat karibnya, Adrianus R. Pusungunaung.
Zulmansyah bukan sekadar pimpinan bagi Adrianus. Almarhum merupakan rekan seperjuangan yang sangat setia.
Keduanya melewati dinamika organisasi yang sangat pelik bersama-sama.
Hubungan mereka terbangun kokoh di atas pondasi profesionalisme.
Dua hari sebelum wafat, Zulmansyah sempat menelepon Adrianus. Percakapan itu terjadi pada Senin, 16 April 2026.
Dalam sambungan telepon tersebut, Zulmansyah menitipkan pesan sangat penting. Ia meminta semua pihak agar konsisten menjaga marwah organisasi.
Namun, ada satu hal yang paling membekas bagi Adrianus. Zulmansyah mengirimkan sebuah pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp.
Pesan itu ia kirimkan menjelang akhir hayatnya. Isinya terasa sangat mendalam dan penuh makna persaudaraan.
”Jabatan silih berganti, persahabatan sampai mati,” tulis Zulmansyah dalam pesan tersebut.
Selanjutnya, ia menutup pesan dengan kalimat khas Sulawesi Utara. “Torang basudara,” tulisnya dengan tegas.
Kini, Zulmansyah telah pergi menghadap Sang Pencipta. Pesan singkat itu kini menjadi warisan berharga bagi insan pers.
Persahabatan sejati ternyata melampaui segala batasan jabatan. Selamat jalan, Zulmansyah Sekedang. (nes)
- Penulis: Anes Walean
