Estafet Kepemimpinan SMPN 4 Tondano: Merawat Prestasi di Tengah Tantangan Zaman
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Senin, 22 Jun 2026
- visibility 42
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS — Tiga tahun sembilan bulan bukanlah waktu yang singkat.
Bagi Melky Palilingan, S.Pd., M.Pd., masa pengabdian tersebut didedikasikan sepenuhnya untuk mencurahkan segenap tenaga, pikiran, dan dedikasi terbaiknya demi kemajuan SMP Negeri 4 Tondano, Minahasa.
Hasil dari komitmen tersebut kini terlihat nyata.
Di bawah kepemimpinannya, sekolah ini mengalami perkembangan pesat hingga berhasil meraih penghargaan tertinggi sebagai sekolah terbaik di Kabupaten Minahasa.
Maka tidak mengherankan, ketika momen perpisahan itu tiba pada Senin (22/6/2026), suasana emosional dan penuh rasa haru menyelimuti ruangan.
”Saya merasa berat meninggalkan sekolah ini karena kami telah merintis bersama dengan tenaga, pikiran, dan energi yang luar biasa sehingga SMP 4 ini boleh berada pada posisi penghargaan tertinggi,” ungkap Melky dengan tulus.
Kendati demikian, sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Melky menegaskan kebulatan tekadnya untuk selalu siap mengabdi di mana pun ditempatkan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.
”Tidak ada gading yang tak retak, tidak ada manusia yang luput dari kekurangan. Kalau ada hal baik, kiranya hal baik itulah yang dibawa. Harapan saya, sekolah ini akan tetap menjadi nomor satu di bawah kepemimpinan Ibu Sriwati. Saya mengenal beliau sebagai sosok yang disiplin dan memiliki dedikasi kuat,” lanjutnya.
Melky mengibaratkan institusi pendidikan ini seperti sebuah kapal besar yang harus digerakkan bersama.
“Kapal ini membutuhkan kerja sama yang solid, baik saat berlabuh maupun ketika sedang berlayar,” filosofinya.
Kini, kemudi kapal besar tersebut resmi diserahkan kepada Sriwati Masloman, S.Pd.
Acara pisah sambut ini berlangsung formal namun tetap penuh kehangatan, dihadiri oleh deretan pejabat teras Pemkab Minahasa.
Di antaranya Asisten I Setda Minahasa Riviva Maringka yang mewakili Bupati, Kepala Dinas Pendidikan Arthur Palilingan, serta Kepala BKPSDM Johnny Tendean.
Dalam sambutannya, Asisten I Riviva Maringka menyoroti bahwa rotasi kepemimpinan merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap sekolah yang terus berinovasi dan berprestasi.
Ia menjelaskan bahwa serah terima jabatan ini telah sah secara de jure maupun de facto demi keberlanjutan roda organisasi.
Riviva juga menekankan pentingnya penguatan manajemen sekolah yang menyeluruh, mulai dari kepemimpinan, infrastruktur, proses pembelajaran, hingga tata kelola finansial.
Pada momen inilah, ia melontarkan sebuah pesan manajemen yang sangat mendalam:
”Buatlah kepergian Anda terasa genap, agar kepergian Anda tidak terasa ganjil.”
Sebuah pesan bernilai tinggi yang mengingatkan pentingnya meninggalkan warisan kebaikan (legacy) dan menyelesaikan tugas secara paripurna sehingga memberikan ketenangan bagi yang ditinggalkan.
Lebih lanjut, Riviva mengingatkan bahwa tantangan dunia pendidikan ke depan semakin dinamis, terutama dengan hadirnya era kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Penguatan mutu SDM menjadi kunci utama agar generasi muda siap bersaing di tengah perubahan zaman.
”Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Pak Melky, dan selamat mengemban tugas serta tanggung jawab yang baru kepada Ibu Kepsek Sriwati Masloman,” ucap Riviva.
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Tondano yang baru, Sriwati Masloman, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada Melky Palilingan atas fondasi prestasi yang telah diletakkan.
Menyadari besarnya tanggung jawab untuk menjaga marwah SMPN 4 sebagai sekolah terbaik, Sriwati langsung merangkul seluruh elemen sekolah.
”Saya tidak akan mampu berdiri sendiri. Oleh karena itu, saya memohon dukungan dan sinergi dari seluruh rekan-rekan guru untuk bersama-sama memajukan sekolah ini,” ujar Sriwati dengan penuh kerendahan hati.
Ia juga menitipkan pesan khusus kepada para siswa agar tumbuh menjadi generasi yang berbakti kepada Tuhan, orang tua, dan guru.
Kemudi kini telah beralih. Kapal besar SMPN 4 Tondano siap melanjutkan pelayarannya menuju capaian-capaian baru yang lebih gemilang.(nes)
- Penulis: Anes Walean
