Kerja Kolektif Bawa Minahasa Raih Opini WTP ke-12
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
- visibility 53
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa memang luar biasa.
Kabupaten ini kembali mengukir sejarah. Jumat hari ini (29/5/2026), Bupati Robby Dondokambey menerima dokumen penting di Manado. Tempatnya di Kantor BPK Perwakilan Sulawesi Utara.
Isinya sebuah kepastian, Minahasa meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya. Secara berturut-turut.
Capaian penting ini lahir dari kekompakan di atas.
Ada Bupati Robby Dondokambey di sana. Ada juga Wakil Bupati Vanda Sarundajang.
Ditambah motor penggerak birokrasi, Sekda Lynda D. Watania, sang panglima ASN.
Kolaborasi tiga figur ini berhasil mengawal anggaran daerah tetap berada di rel aturan yang benar.
Namun, keberhasilan ini tentu merupakan buah dari kerja kolektif yang melibatkan komitmen DPRD serta kedisiplinan para kepala OPD dan seluruh pegawai.
Kepala BPK Sulut, Bombit Agus Mulyo, menyerahkan langsung laporan itu.

Hasil audit ini menjadi bukti objektif bahwa sistem pengendalian internal di Pemkab Minahasa berjalan efektif di semua lini.
Ini adalah hasil dari edukasi kepatuhan aturan yang dilakukan secara konsisten di setiap instansi.
Sebenarnya, tanda-tanda keberhasilan ini sudah terlihat sejak awal.
Masih ingat bulan Maret lalu? Saat memimpin Apel Kerja dan Ibadah Oikumene, Bupati Robby sudah mewanti-wanti bawahannya.
Ia menegaskan bahwa momentum ibadah dan apel bukan formalitas.
Itu adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan kesiapan menghadapi audit BPK.
Logikanya sederhana. Kalau data siap, pemeriksaan pasti lancar. Maka seluruh jajaran ASN diinstruksikan proaktif dan transparan.
Langkah yang diambil sejak awal ini terbukti ampuh menjaga akuntabilitas daerah.
Sinergi yang kuat akhirnya berbuah manis dengan bertahannya tradisi WTP.
Penyerahan ini juga disaksikan oleh Ketua DPRD serta para kepala daerah se-Sulawesi Utara.
Sekda Minahasa bersama jajaran pejabat teknis, mulai dari Asisten Administrasi Umum, Inspektur, Kepala BPKAD, hingga Kabag Prokopim, ikut mendampingi Bupati.
Mereka pulang membawa kebanggaan, sekaligus tanggung jawab baru, menjaga tradisi bersih ini pada tahun-tahun berikutnya. (nes)
- Penulis: Anes Walean
