Pemdes Passo Ikuti Sosialisasi Dana Desa 2026, Perkuat Pengawasan dan Kepatuhan Regulasi
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemerintah Desa Passo foto bersama seusai kegiatan sosialisasi Dana Desa. (Foto: Dok/istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.news — Pemerintah Desa (Pemdes) Passo, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, mengambil langkah proaktif dalam memastikan akuntabilitas pengelolaan keuangan dengan mengikuti kegiatan Sosialisasi Dana Desa Tahun 2026.
Kegiatan strategis ini dirancang untuk memperkuat pemahaman teknis serta kepatuhan regulasi di tingkat pemerintahan desa.
Acara tersebut menghadirkan sinergi lintas instansi sebagai narasumber, yang melibatkan unsur pemangku kepentingan dari jajaran Kecamatan Kakas Barat, Kejaksaan, Kepolisian, hingga Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) Kabupaten Minahasa.
Kehadiran para penegak hukum dan dinas teknis ini menegaskan pentingnya aspek pencegahan, pengawasan ketat, serta transparansi dalam pemanfaatan anggaran negara untuk kesejahteraan masyarakat.
Hukum Tua Desa Passo, Nelfin Mamentu, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa sosialisasi ini menjadi panduan krusial bagi perangkat desa.
Menurutnya, pemahaman mendalam mengenai regulasi terbaru sangat diperlukan agar seluruh program pembangunan dan alokasi anggaran dapat dieksekusi secara tepat sasaran tanpa keluar dari koridor hukum yang berlaku.
”Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan pemahaman mendalam sekaligus penguatan koordinasi agar pengelolaan Dana Desa berjalan sesuai koridor hukum dan aturan yang berlaku,” ujar Nelfin.
Pemdes Passo berkomitmen untuk segera menindaklanjuti arahan-arahan yang disampaikan oleh para narasumber, terutama dalam hal penyusunan administrasi pelaporan yang akuntabel dan partisipatif.
Dengan pengawasan yang melibatkan berbagai pihak, pemanfaatan Dana Desa 2026 di Desa Passo diharapkan mampu memberikan dampak maksimal bagi kemajuan infrastruktur, peningkatan ekonomi lokal, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa. (nes)

Saat ini belum ada komentar