Posisi Penyeimbang Kembali Diusik, Politisi Deddy Sitorus: Tolong Jangan Adu Domba PDI Perjuangan dengan Rakyat
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month 41 menit yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus.(Foto:Dok/gesuri.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, INTANA.NEWS – Lagi-lagi posisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai partai penyeimbang dipersoalan. Kali ini datang dari Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Demokrat.
Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus langsung bersuara terkait hal itu.
Kepada awak media pada Minggu (21/6/2026), Deddy Sitorus mengaku heran dengan sikap Partai Golkar dan Partai Demokrat.
“Memang mengherankan sikap mereka ini. Apakah memang ingin banget PDI Perjuangan juga punya menteri di kabinet, baru merasa tenang karena kurang pede atau bagaimana?” katanya.
Kemungkinan, lanjut dia ada situasi yang kurang nyaman di internal partai-partai koalisi pemerintahan sehingga posisi PDIP belakangan ini dipersoalkan.
“Ada indikasi partai-partai tersebut ingin mengadu domba PDI Perjuangan dengan rakyat atau presiden,” dia mengungkapkan.
Dia menyatakan kalau partai-partai koalisi ingin keluar saja dari pemerintahan ya jangan bikin isu aneh dan menyeret-nyeret PDI Perjuangan,” tuturnya.
Ia selanjutnya mengemukakan, sebaiknya partai-partai koalisi pemerintahan fokus membantu pemerintahan Presiden Prabowo yang tengah berjalan karena perlu konsentrasi tinggi menuntaskan persoalan rakyat.
“Saya meminta Golkar hingga Demokrat untuk mengurus partai sendiri. Sangat tak etis mengurusi internal PDIP yang diketuai oleh Megawati Soekarnoputri tersebut. Jangan sampai nanti kalah sama partai pendatang baru. Itu lebih baik dari pada ngurusi internal PDI Perjuangan,” Deddy menambahkan.(*)
- Penulis: Norman Meoko
