Presiden Prabowo, Urusan Dapur Buruh, dan Mandat untuk Tukang Insinyur
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Senin, 4 Mei 2026
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOGOR, INTANA.NEWS – Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Sabtu (2/5/2026).
Rapat terbatas ini membedah isu strategis mulai dari nasib pekerja hingga peran kampus.
Pemerintah memberikan ruang khusus bagi aspirasi serikat pekerja dari berbagai daerah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut diskusi tersebut berlangsung sangat mendalam.
Presiden ingin memastikan arah kebijakan pusat sejalan dengan kebutuhan para buruh.
Langkah ini krusial demi menjaga stabilitas sosial dan perlindungan tenaga kerja secara Nasional.
Fokus pembahasan juga menitikberatkan pada optimalisasi peran perguruan tinggi dalam pembangunan.
Pemerintah berencana mengerahkan fakultas teknik untuk terjun langsung membangun infrastruktur daerah.
Langkah tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan kebutuhan teknis di lapangan.
Dengan begitu, hasil riset kampus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di pelosok.
Melalui rapat ini, Presiden menegaskan komitmen untuk mencerdaskan sekaligus menyejahterakan rakyat.
Teddy menekankan pentingnya kebijakan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Pertemuan di Hambalang ini menjadi sinyal penguatan kerja sama lintas sektor yang lebih taktis.
Pemerintah berharap integrasi ini mampu mempercepat pencapaian target pembangunan nasional secara merata. (Sumber:BPMI Setpres)
- Penulis: Anes Walean
