Rekor Pangkat Tertinggi Golongan IV/e, Sekda Minahasa Jadi Bukti Nyata Keberhasilan Kebijakan Pro-Karier BKN
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sekdakab Minahasa Dr Lynda D Watania MM MSi (kiri) Foto: Dok /istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, INTANA.NEWS – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh dunia birokrasi pemerintahan daerah di Indonesia.
Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., mencatatkan diri sebagai satu-satunya Sekretaris Daerah di Indonesia yang menyandang pangkat golongan ruang tertinggi, yakni Pembina Utama (IV/e).
Pencapaian luar biasa ini diraih melalui mekanisme Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atas dedikasi dan prestasi kerjanya.
Capaian monumental tersebut turut menjadi sorotan utama dalam Sosialisasi Penguatan Manajemen Talenta yang dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Kamis (24/9/2026).
Keberhasilan Dr. Lynda meraih pangkat golongan IV/e yang diserahterimakan dalam Rapat Paripurna di Gedung Wale Ne Tou Tondano, menjadi bukti konkret bahwa sistem pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) saat ini benar-benar memberikan ruang penghargaan bagi pegawai berprestasi.
KPLB yang diterima Sekda Minahasa ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang didorong oleh BKN.
Kebijakan tersebut memastikan bahwa dedikasi tinggi dan kinerja nyata seorang ASN mendapatkan apresiasi yang objektif dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Keberhasilan kepemimpinan birokrasi di Minahasa tidak lepas dari komitmen pemerintah daerah dalam mengadopsi arah kebijakan nasional.
Dalam pemaparannya, Kepala BKN RI membeberkan 15 kebijakan pro-karier ASN untuk memperkuat sistem pembinaan pegawai.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 kebijakan relevan telah diterapkan secara aktif oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Minahasa, di antaranya:
Penerapan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dan percepatan kenaikan pangkat berkala.
Pelaksanaan uji kompetensi sepanjang tahun dan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) yang independen.
Penguatan e-Kinerja harian untuk mengukur aktivitas dan hasil kerja pegawai secara nyata.
Digitalisasi arsip ASN serta penerapan Service Level Agreement (SLA) layanan kepegawaian maksimal lima hari kerja.
Kepala BKPSDM Kabupaten Minahasa, Johnny Tendean, A.P., M.A.P., menegaskan bahwa pencapaian di tingkat pimpinan hingga staf ini memotivasi jajarannya untuk terus konsisten membangun manajemen kepegawaian yang transparan.
”Kami berkomitmen mengembangkan manajemen ASN yang objektif, berbasis data, serta berorientasi pada kinerja, guna memberikan ruang seluas-luasnya bagi ASN untuk berkembang dan berkontribusi optimal,” ujar Johnny.
Sosialisasi yang turut dihadiri Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Sekdaprov Sulawesi Utara Tahlis Gallang ini diharapkan mampu memicu daerah lain untuk mengintegrasikan manajemen talenta secara optimal, menjadikan prestasi Sekda Minahasa sebagai inspirasi nasional. (nes)

Saat ini belum ada komentar