Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Tegas! Surya Paloh Membantah Isu Penggabungan Partai Nasdem dengan Partai Gerindra

Tegas! Surya Paloh Membantah Isu Penggabungan Partai Nasdem dengan Partai Gerindra

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, INTANA.NEWS – Isu penggabungan Partai NasDem dengan Partai Gerindra akhirnya terbantahkan.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menjawab pertanyaan awak media seusai halalbihalal Forum Pemimpin Redaksi di Nasdem Tower, Jakarta pada Kamis (16/4/ 2026) langsung membantah isu penggabungan Partai NasDem dengan Partai Gerindra.

Pernyataan Surya Paloh itu seperti dikutip dari lama resmi Fraksi NasDem pada Minggu (19/4/2026).

“Tidak benar bahwa NasDem akan dilebur dengan Gerindra yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Sudah pastilah tidak ada, itu istilahnya barangkali terlalu cepat menyimpulkan itu saya pikir wajar,” katanya.

Tentang isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum DPP Partai Gerindra di Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada pertengahan Februari 2026, Surya Paloh mengungkapkan, pertemuan iti membahas berbagai hal tentang tantangan Indonesia ke depan sampai soal konsolidasi partai-partai pendukung pemerintahan.

“Tapi bukan hanya masalah itu ada masalah-masalah lain ada pikiran-pikiran kita bagaimana tantangan ke depan yang dihadapi oleh semua partai-partai koalisi. NasDem kan ada pada posisi yang ada di dalam koalisi, itu juga sudah jelas,” dia menyebutkan.

Sayangkan Pakai Narasi Merger

Sebelumnya, Politikus Partai NasDem, Willy Aditya kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta pada Senin (13/4/2026) menyayangkan ada pihak menggunakan narasi merger terkait pertemuan Surya Paloh dan Prabowo tersebut.

Ia mengatakan bahwa narasi itu tidak tepat dipadukan dalam konteks politik walau lanskap politik Indonesia pernah diwarnai fusi atau peleburan kepartaian. Namun hal itu dilakukan atas dasar keputusan negara.

“Kita pernah punya tradisi fusi kepartaian, tapi itu di-drive (didorong) dari atas oleh kekuasaan. Penggabungan partai hanya dua: partai-partai Islam menjadi PPP, partai-partai nasionalis menjadi PDI,” katanya.

Selanjutnya dia menilai bahwa pihak yang menggunakan narasi merger gagal membaca gagasan Surya Paloh yang penuh dengan pertimbangan reflektif.

“Dia (pihak yang menggunakan narasi merger) harusnya menangkap Pak Surya itu orang yang berpikir out of the box (lain dari biasanya). Kan kita selama ini berpikir cuma sekretariat bersama, partai koalisi. Koalisi itu dalam proses kandidasi. Sementara di dalam government (pemerintahan), kita tidak mengenal koalisi,” tuturnya.

Ia menjelaskan, Surya Paloh menawarkan konsep political bloc (blok politik) bukan merger ataupun fusi dengan partai politik lainnya.”Blok politik, bukan merger,” dia menegaskan.

Political bloc adalah bagian dari rekayasa politik (political engineering) sebagai upaya mengadang kecenderungan hubungan partai politik dewasa ini yang transaksional.

Menurut dia, Indonesia membutuhkan sebuah political bloc yang solid dari atas sampai ke bawah.

Ia pun lalu mengambil contoh penerapan blok politik di Indonesia.

“Golkar itu political bloc. Ingat dulu Undang-Undang yang lama, Undang-Undang partai politik dan golongan karya. Artinya, kita punya dua political bloc, ya. Satu, dulu Bung Karno ketika dia mengeluarkan dekrit itu namanya Front Nasional, yang bernama Nasakom itu. Yang kedua, golongan karya itu sebelumnya Sekber Golkar. Itu political bloc,” tuturnya.

Bukan Perkara Mudah

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa di Gedung DPR Senayan, Jakarta pada Senin (13/4/2026) berpendapat merger dua partai menjadi satu bukan perkara yang muda.

Alasannya, karena masing-masing partai politik memiliki ideologi dan cita-cita pendiri masing-masing partai politik. Walau diakuinya penggabungan partai pernah terjadi pada 1973 ketika Presiden Soeharto menyederhanakan 10 partai politik menjadi tiga entitas politik.

“Sekali lagi tidak gampang ya untuk difusikan. Apalagi dalam konteks hari ini di mana situasi kebangsaan kita, situasi demokrasi kita, kan terus berkembang, terus maju,” dia menambahkan.(*)

  • Penulis: Norman Meoko

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia

    Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 41
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Menteri Pertahanan masa bakti 2014-2019, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta pada Minggu (31/5/2026) siang sekitar pukul 14.03 WIB. Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait membenarkan kabar tersebut. Dia menambahkan, hingga kini jenazah Ryamizard masih berada […]

  • Pemkab Minahasa Perkuat Pengendalian Inflasi dan Mutu Pangan

    Pemkab Minahasa Perkuat Pengendalian Inflasi dan Mutu Pangan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 42
    • 0Komentar

    ​MINAHASA, INTANA.NEWS — Wakil Bupati (Wabup) Minahasa, Vanda Sarundajang menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual dari Kantor Bupati Minahasa, Senin (8/6/2026). Pertemuan ini membahas strategi menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menyosialisasikan jaminan produk halal. Melalui agenda ini, pemerintah mengedukasi publik bahwa stabilitas harga kebutuhan pokok merupakan kunci utama untuk melindungi daya beli masyarakat. ​Rapat […]

  • Wabup Minahasa Vanda Sarundajang Lepas 587 Kontingen Porprov, Kehormatan Jadi Pesan Utama

    Wabup Minahasa Vanda Sarundajang Lepas 587 Kontingen Porprov, Kehormatan Jadi Pesan Utama

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 52
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten Minahasa secara resmi melepas kontingennya yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara (Sulut) ke-XII tahun 2025. Total 587 orang, terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial, diberangkatkan untuk berkompetisi di 31 cabang olahraga (cabor) dengan membawa harapan besar untuk meraih prestasi terbaik. Pelepasan kontingen dilakukan dalam sebuah upacara di […]

  • Nasib RUU Perampasan Aset Makin Tidak Jelas, Begini Jawaban Ketua DPR Puan Maharani

    Nasib RUU Perampasan Aset Makin Tidak Jelas, Begini Jawaban Ketua DPR Puan Maharani

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 48
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Entah sampai kapan Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset bakal dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Faktanya hingga kini RUU tersebut belum juga disentuh. Padahal, Komisi III DPR telah menginisiasi agar RUU itu masuk dalam progam legislasi nasional (Prolegnas) tahun 2025 ini. Apa tanggapan Ketua DPR Puan Maharani terkait hal itu? Ditemui awak […]

  • Estafet Kepemimpinan di Lapas Tondano, Menjaga Komitmen Pembinaan

    Estafet Kepemimpinan di Lapas Tondano, Menjaga Komitmen Pembinaan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS – Aula Lapas Kelas IIB Tondano tampak berbeda pada Selasa (14/4/26). Ruangan itu menjadi saksi pergantian kepemimpinan. Akhmad Sobirin Soleh resmi menyerahkan tongkat estafet kepada Yulius Jum Hertantono. ​Sobirin telah memimpin selama satu tahun dua puluh hari. Ia mengaku bangga dengan kerja sama tim yang solid. Menurutnya, semua capaian positif lahir dari kolaborasi […]

  • Perkuat Sektor Wisata, Minahasa Gandeng Gianyar Lewat Kerja Sama ‘Sister City’

    Perkuat Sektor Wisata, Minahasa Gandeng Gianyar Lewat Kerja Sama ‘Sister City’

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 45
    • 0Komentar

    GIANYAR, INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, mengambil langkah strategis dengan menjajaki kerja sama Sister City bersama Pemkab Gianyar, Bali, untuk memperkuat sektor pariwisata. Bupati Minahasa, Robby Dondokambey (RD), dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang (VaSung) mengunjungi Gianyar, Kamis (13/11/2025) dan diterima langsung oleh Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra. Kunjungan ini bertujuan menjadikan Minahasa sebagai […]

expand_less