Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Tegas! Surya Paloh Membantah Isu Penggabungan Partai Nasdem dengan Partai Gerindra

Tegas! Surya Paloh Membantah Isu Penggabungan Partai Nasdem dengan Partai Gerindra

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, INTANA.NEWS – Isu penggabungan Partai NasDem dengan Partai Gerindra akhirnya terbantahkan.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menjawab pertanyaan awak media seusai halalbihalal Forum Pemimpin Redaksi di Nasdem Tower, Jakarta pada Kamis (16/4/ 2026) langsung membantah isu penggabungan Partai NasDem dengan Partai Gerindra.

Pernyataan Surya Paloh itu seperti dikutip dari lama resmi Fraksi NasDem pada Minggu (19/4/2026).

“Tidak benar bahwa NasDem akan dilebur dengan Gerindra yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Sudah pastilah tidak ada, itu istilahnya barangkali terlalu cepat menyimpulkan itu saya pikir wajar,” katanya.

Tentang isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum DPP Partai Gerindra di Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada pertengahan Februari 2026, Surya Paloh mengungkapkan, pertemuan iti membahas berbagai hal tentang tantangan Indonesia ke depan sampai soal konsolidasi partai-partai pendukung pemerintahan.

“Tapi bukan hanya masalah itu ada masalah-masalah lain ada pikiran-pikiran kita bagaimana tantangan ke depan yang dihadapi oleh semua partai-partai koalisi. NasDem kan ada pada posisi yang ada di dalam koalisi, itu juga sudah jelas,” dia menyebutkan.

Sayangkan Pakai Narasi Merger

Sebelumnya, Politikus Partai NasDem, Willy Aditya kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta pada Senin (13/4/2026) menyayangkan ada pihak menggunakan narasi merger terkait pertemuan Surya Paloh dan Prabowo tersebut.

Ia mengatakan bahwa narasi itu tidak tepat dipadukan dalam konteks politik walau lanskap politik Indonesia pernah diwarnai fusi atau peleburan kepartaian. Namun hal itu dilakukan atas dasar keputusan negara.

“Kita pernah punya tradisi fusi kepartaian, tapi itu di-drive (didorong) dari atas oleh kekuasaan. Penggabungan partai hanya dua: partai-partai Islam menjadi PPP, partai-partai nasionalis menjadi PDI,” katanya.

Selanjutnya dia menilai bahwa pihak yang menggunakan narasi merger gagal membaca gagasan Surya Paloh yang penuh dengan pertimbangan reflektif.

“Dia (pihak yang menggunakan narasi merger) harusnya menangkap Pak Surya itu orang yang berpikir out of the box (lain dari biasanya). Kan kita selama ini berpikir cuma sekretariat bersama, partai koalisi. Koalisi itu dalam proses kandidasi. Sementara di dalam government (pemerintahan), kita tidak mengenal koalisi,” tuturnya.

Ia menjelaskan, Surya Paloh menawarkan konsep political bloc (blok politik) bukan merger ataupun fusi dengan partai politik lainnya.”Blok politik, bukan merger,” dia menegaskan.

Political bloc adalah bagian dari rekayasa politik (political engineering) sebagai upaya mengadang kecenderungan hubungan partai politik dewasa ini yang transaksional.

Menurut dia, Indonesia membutuhkan sebuah political bloc yang solid dari atas sampai ke bawah.

Ia pun lalu mengambil contoh penerapan blok politik di Indonesia.

“Golkar itu political bloc. Ingat dulu Undang-Undang yang lama, Undang-Undang partai politik dan golongan karya. Artinya, kita punya dua political bloc, ya. Satu, dulu Bung Karno ketika dia mengeluarkan dekrit itu namanya Front Nasional, yang bernama Nasakom itu. Yang kedua, golongan karya itu sebelumnya Sekber Golkar. Itu political bloc,” tuturnya.

Bukan Perkara Mudah

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa di Gedung DPR Senayan, Jakarta pada Senin (13/4/2026) berpendapat merger dua partai menjadi satu bukan perkara yang muda.

Alasannya, karena masing-masing partai politik memiliki ideologi dan cita-cita pendiri masing-masing partai politik. Walau diakuinya penggabungan partai pernah terjadi pada 1973 ketika Presiden Soeharto menyederhanakan 10 partai politik menjadi tiga entitas politik.

“Sekali lagi tidak gampang ya untuk difusikan. Apalagi dalam konteks hari ini di mana situasi kebangsaan kita, situasi demokrasi kita, kan terus berkembang, terus maju,” dia menambahkan.(*)

  • Penulis: Norman Meoko

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fokus pada Pelayanan, Martsindy Rasuh Daftar Calon Hukum Tua Rumengkor Satu

    Fokus pada Pelayanan, Martsindy Rasuh Daftar Calon Hukum Tua Rumengkor Satu

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 63
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Martsindy A. Rasuh resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Hukum Tua Desa Rumengkor Satu. Ia membawa visi besar untuk kemajuan desa. Visi tersebut berfokus pada kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara luas. ​ Martsindy mengusung semangat pelayanan prima serta transparansi pemerintahan. Menurutnya, pembangunan desa harus menyentuh seluruh aspek kualitas hidup warga. Ia ingin menjawab […]

  • Presiden Prabowo Bahas Keamanan dan Program Strategis Bersama Kapolri

    Presiden Prabowo Bahas Keamanan dan Program Strategis Bersama Kapolri

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BOGOR, INTANA.NEWS – Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Pertemuan berlangsung di kediaman pribadi Presiden, Hambalang, Bogor, Jumat (24/04/2026). Keduanya membahas isu keamanan nasional serta kondisi situasi terkini secara mendalam. ​Dalam pertemuan satu jam tersebut, Kapolri melaporkan perkembangan berbagai program strategis Kepolisian. Fokus utama laporan mencakup transformasi digital pada sektor […]

  • Minahasa Selatan Raih Enam Penghargaan Bangga Kencana

    Minahasa Selatan Raih Enam Penghargaan Bangga Kencana

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan mencetak prestasi gemilang dengan memborong enam penghargaan program Bangga Kencana tahun 2025. Wakil Gubernur Sulawesi Utara menyerahkan piagam tersebut pada Rapat Koordinasi Daerah di Kantor Gubernur Sulawesi Utara. Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Frely Turangan, mewakili daerah menerima penghargaan tersebut secara langsung. ​Kabupaten Minahasa Selatan berhasil […]

  • Stefri Pandey Sosok Camat Tompaso Barat yang Hangat dan Peduli

    Stefri Pandey Sosok Camat Tompaso Barat yang Hangat dan Peduli

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 21
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS – Stefri Vendra Pandey, Camat Tompaso Barat, telah lama dikenal sebagai sosok pemimpin yang tidak hanya profesional, tetapi juga sangat peduli terhadap kebutuhan masyarakat. Selain menjalankan tugas administratif, Pandey berperan aktif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warga, memastikan kebijakan yang diterapkan memberi dampak langsung dan positif bagi kehidupan sehari-hari mereka. Lulusan Fakultas Teknik […]

  • Kodim 1302/Minahasa Perkuat Bela Negara Siswa dalam Perkemahan Saka Wira Kartika

    Kodim 1302/Minahasa Perkuat Bela Negara Siswa dalam Perkemahan Saka Wira Kartika

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Kodim 1302/Minahasa terus mengintensifkan pembinaan dan penanaman nilai kebangsaan dalam Perkemahan Saka Wira Kartika. Kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Pantai Kanaan, Desa Kolongan Satu, Kecamatan Kombi, ini memasuki hari kedua dengan fokus pada pembinaan Bela Negara. Pasiter Kodim 1302/Minahasa, Kapten Inf Sulistyo, menjadi pemateri utama. Ia menekankan pentingnya jiwa nasionalisme dan kesiapan […]

  • Kapolres Minahasa Gelar Jumat Curhat di Desa Touliang Oki, Bahas Pencegahan Kejahatan dalam Keluarga

    Kapolres Minahasa Gelar Jumat Curhat di Desa Touliang Oki, Bahas Pencegahan Kejahatan dalam Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Kapolres Minahasa, AKBP S. Sophian, SIK, MH, menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama warga Desa Touliang Oki untuk membahas pencegahan tindak kejahatan dalam keluarga. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang aman. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres AKBP S. Sophian menekankan pentingnya komunikasi dan pengawasan orang tua […]

expand_less