Estafet Kepemimpinan di Lapas Tondano, Menjaga Komitmen Pembinaan
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
- visibility 57
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INTANA.NEWS – Aula Lapas Kelas IIB Tondano tampak berbeda pada Selasa (14/4/26).
Ruangan itu menjadi saksi pergantian kepemimpinan. Akhmad Sobirin Soleh resmi menyerahkan tongkat estafet kepada Yulius Jum Hertantono.
Sobirin telah memimpin selama satu tahun dua puluh hari. Ia mengaku bangga dengan kerja sama tim yang solid.
Menurutnya, semua capaian positif lahir dari kolaborasi jajaran. Oleh karena itu, ia meminta staf tetap menjaga kekompakan.
”Lanjutkan dan tingkatkan capaian yang sudah ada,” ujar Sobirin dalam sambutannya.

Sementara itu, Yulius Jum Hertantono langsung memaparkan visi barunya. Ia ingin meningkatkan kualitas pelayanan bagi warga binaan.
Baginya, Lapas bukanlah tempat yang eksklusif bagi pelanggar hukum. Ia memandang Lapas sebagai ruang untuk memperbaiki diri.
Yulius menegaskan komitmennya untuk memastikan pelayanan berjalan baik. Ia berjanji akan memberikan kesempatan warga binaan untuk berubah.

Fokus utama kepemimpinannya adalah keberlanjutan program pembinaan yang manusiawi.
Plh Kakanwil Imipas Sulut, Yulius Paath, turut hadir memberikan arahan.
Ia menilai Lapas Tondano memiliki posisi yang sangat strategis. Hal ini terlihat dari figur pimpinan yang ditugaskan pusat. Pemerintah selalu menempatkan pejabat berpengalaman di institusi ini.
Paath menaruh kepercayaan besar kepada Yulius Hertantono. Ia berharap sinergi dengan berbagai pihak terus meningkat.
Kerja sama ini penting demi kemajuan sistem pemasyarakatan di Minahasa.
Sejumlah pejabat daerah turut menyaksikan prosesi sertijab ini.
Tampak hadir Staf Ahli Bupati Minahasa, Tommy Wuwungan. Unsur Forkopimda dan pimpinan BRI Tondano juga hadir.
Acara ini berakhir dengan ucapan selamat kepada kedua pejabat. (nes)
- Penulis: Anes Walean
