Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Minahasa » Mengabdi dengan Hati, Melangkah Lagi demi Panasen

Mengabdi dengan Hati, Melangkah Lagi demi Panasen

  • account_circle Anes Walean
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

​MINAHASA, INTANA.NEWS – Aroma kopi mengepul tipis. Di sebuah halaman rumah di Desa Panasen.

Di sana, warga riuh rendah bercakap-cakap. Di tengah kehangatan itu, ada sosok pria. Tenang. Tapi tegas.

​Ia adalah Hukum Tua Desa Panasen, Leo Steven Tikoh. ST.

Bagi warga Panasen, ia bukan sekadar pejabat administratif yang duduk di balik meja. Ia adalah pelayan.

Ia bisa berada di tengah sawah yang berlumpur. Ia juga hadir di tengah duka warga yang mendalam.

​Satu masa pengabdian telah terlewati. Penuh warna. Kini, ia memilih melangkah lagi.

​Kenapa?

​Bukan karena haus kuasa. Sama sekali bukan. Ini soal “pemberian diri”.

Sesuatu yang ia rasa belum tuntas untuk tanah kelahirannya di Kecamatan Kakas Barat, Minahasa.

​Selama menjabat, jejaknya nyata. Ada pada beton-beton jalan. Ada pada program kesejahteraan sosial yang menyentuh masyarakat.

Leo steven Tikoh S.T. (Foto:Dok/ist)

Warga melihatnya sebagai perpaduan unik, ketegasan seorang pamong, tapi punya kelembutan seorang bapak.

​”Menjadi Hukum Tua itu bukan soal jabatan,” ujarnya tadi sore, Selasa (28/4/2026) . “Tapi soal bagaimana kita bisa bermanfaat bagi orang lain setiap harinya.”

​Kalimat itu sederhana. Tapi itu prinsip. Itulah yang membuatnya mantap untuk kembali mencalonkan diri. Misi besarnya: transformasi Panasen agar lebih mandiri.

​Namun, seorang pemimpin yang tangguh butuh jangkar. Agar perahu tidak oleng saat diterjang badai birokrasi.

Bagi sang Hukum Tua, jangkar itu adalah rumah. Adalah keluarga. Ada Fitria Tamengkel di sana. Sang istri.

Ia bukan sekadar pendamping saat acara seremonial desa. Fitria adalah pendengar paling setia. Dialah pemberi semangat saat beban tugas terasa begitu menghimpit.

​Dalam sebuah potret keluarga, terlihat jelas kebersamaan Keluarga Tikoh-Tamengkel.

Senyum istri dan anak-anak adalah “baterai” utama.

Tanpa dukungan tulus dari rumah, sulit membayangkan ia bisa bertahan di tengah dinamika pembangunan yang menguras energi.

​Memang, ada harga yang harus dibayar: waktu bersama keluarga yang terpotong. Namun, Fitria dan anak-anak mengerti.

Mereka tahu, warga Panasen juga butuh sosok “ayah” di desa.

​Visi ke depan sudah dipasang: memperkuat ketahanan pangan, menjaga transparansi, dan merawat kerukunan.

Ia ingin Panasen melaju lebih cepat.
​Di bawah bayang-bayang Gunung Soputan, ia bersiap.

Ia adalah sosok yang sudah selesai dengan dirinya sendiri. Ia kembali untuk memberi. Bukan mengambil.

​Sebuah pengabdian yang dimulai dari hati. Didukung oleh cinta keluarga. Untuk Panasen yang lebih maju. (nes)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asah Kemampuan Menembak, Kodim 1302/Minahasa Prioritaskan Faktor Keamanan

    Asah Kemampuan Menembak, Kodim 1302/Minahasa Prioritaskan Faktor Keamanan

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS — Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa kembali menggelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Semester I Tahun Anggaran 2026. Latihan yang telah memasuki hari ketiga ini dilaksanakan di Lapangan Tembak Kodim 1302/Minahasa, Kelurahan Sumalangka, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (2/7/2026). ​Kegiatan rutin untuk memelihara kemampuan tempur ini dipantau langsung oleh Komandan Kodim […]

  • Voli Minahasa, Bukan Sekadar Menang

    Voli Minahasa, Bukan Sekadar Menang

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    SULUT, INTANA.NEWS – Tim voli Minahasa sedang “on fire”. Langkah mereka di Kejurprov Sulawesi Utara (Sulut) sulit dibendung. Tim putra sudah mengunci posisi di babak delapan besar. Tim putri tak mau kalah, sukses melaju ke babak enam besar. ​Kamis (16/4/2026), Melky Palilingan mengabarkan tren positif ini. Wakil Koordinator PBVSI Minahasa itu melihat sesuatu yang penting, […]

  • Pemdes Passo Ikuti Sosialisasi Dana Desa 2026, Perkuat Pengawasan dan Kepatuhan Regulasi

    Pemdes Passo Ikuti Sosialisasi Dana Desa 2026, Perkuat Pengawasan dan Kepatuhan Regulasi

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.news — Pemerintah Desa (Pemdes) Passo, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, mengambil langkah proaktif dalam memastikan akuntabilitas pengelolaan keuangan dengan mengikuti kegiatan Sosialisasi Dana Desa Tahun 2026. Kegiatan strategis ini dirancang untuk memperkuat pemahaman teknis serta kepatuhan regulasi di tingkat pemerintahan desa. ​Acara tersebut menghadirkan sinergi lintas instansi sebagai narasumber, yang melibatkan unsur pemangku […]

  • Roy Suryo dan Dokter Tifa Digelandang ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan

    Roy Suryo dan Dokter Tifa Digelandang ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – “Allahu Akbar. Tetap Semangat. Merdeka!” demikian teriak Roy Suryo (RS) tersangka kasus isu ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo saat bersama Tifauzia Tyassuma (TT) alias dokter Tifa digelandang penyidik Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (22/6/2026). Roy Suryo menggunakan batik hitam dengan motif berwarna kuning dan hijau. Sedangkan, […]

  • Bencana di Desa Totolan dan Kesigapan Babinsa Koramil 1302-03/Kakas

    Bencana di Desa Totolan dan Kesigapan Babinsa Koramil 1302-03/Kakas

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS –  Jam di tangan menunjukkan pukul 11.55 Wita. Senin siang itu (19/5), langit di atas Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, mendadak berubah mencekam. ​Hanya dalam hitungan menit, angin puting beliung datang menghantam. ​ Herbi Tairas sedang berada di rumah saat bencana itu datang. Beliau bukan sekadar warga biasa. Herbi […]

  • Delapan Jam Tanpa Henti, Kodim 1302/Minahasa Pastikan Warga Mokobang Tak Kekurangan Air

    Delapan Jam Tanpa Henti, Kodim 1302/Minahasa Pastikan Warga Mokobang Tak Kekurangan Air

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINAHASA SELATAN, INTANA.NEWS – Air adalah segalanya. Tanpa air, denyut kehidupan di desa bisa macet total. Itulah kecemasan yang dirasakan warga Desa Mokobang, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan, saat pasokan air bersih mendadak seret. Warga gelisah. Kebutuhan dasar terancam. Untunglah, pertolongan datang pada Selasa, 29 September 2026. Kodim 1302/Minahasa tidak tinggal diam. Melalui program bakti […]

expand_less