HUT ke-190 GMIM Sion Sentrum, Wabup Vanda Ajak Jemaat Galakkan Program Menanam
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang SS. (Foto: Dok/ist. Melky)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Wakil Bupati (Wabup) Minahasa Vanda Sarundajang menghadiri ibadah syukur HUT ke-190 Jemaat GMIM Sion Sentrum Sendangan, Kawangkoan, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan tersebut sekaligus merangkaikan pengutusan Pdt. Irma Elke Sondakh dan penerimaan Pdt. Intania Jois Livita Walangitan.
Pdt. Christian Luwuk memimpin ibadah syukur tersebut dengan khidmat.

Foto bersama. (Foto:Dok/ist. Melky)
Wakil Bupati Vanda Sarundajang hadir secara langsung didampingi oleh sejumlah kepala dinas Kabupaten Minahasa.
Saat membacakan sambutan Bupati Minahasa, Vanda menyampaikan terima kasih kepada pendeta yang lama.
Selanjutnya, ia menyambut hangat kehadiran pendeta yang baru untuk melayani jemaat.
Vanda kemudian mengajak seluruh jemaat untuk mendukung program strategis pemerintah daerah.
Karena, program tersebut sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Pemerintah juga ingin menjawab berbagai tantangan wilayah melalui program ketahanan pangan.
Oleh karena itu, pemerintah meminta masyarakat menggalakkan program menanam di pekarangan rumah.
Jemaat dapat memanfaatkan lahan kosong dengan menanam komoditas produktif seperti cabai dan tomat.
”Kami mengajak masyarakat mengelola tanaman pangan untuk mendukung ketahanan pangan daerah,” ujar Vanda.
Selain ketahanan pangan, pemerintah daerah juga fokus pada program lingkungan hidup melalui gerakan Minahasa Asri.
Terkait hal tersebut, pemerintah pusat meminta pemerintah daerah menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pendamping.
Penutupan TPA tersebut harus selesai paling lambat pada Agustus 2026 mendatang.

Foto bersama seusai kegiatan. (Foto: Dok/ist. Melky)
Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah pencemaran lingkungan yang semakin memburuk.
Langkah tersebut juga menjadi upaya penting untuk menjaga kesehatan masyarakat.
Sebagai solusinya, pemerintah akan menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu yang lebih ramah lingkungan.
Oleh sebab itu, jemaat harus mulai belajar mengelola sampah rumah tangga sejak dari hulu.
Pada akhir sambutan, Vanda mengimbau jemaat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Suasana yang kondusif menjadi kunci utama agar roda ekonomi masyarakat dapat berputar lancar. (nes)
- Penulis: Anes Walean
