Optimalkan Investasi Daerah, Sekda Lynda Watania Hadiri Pertemuan RIRU Sulut
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, INTANA.NEWS — Pemerintah Kabupaten Minahasa berkomitmen penuh mendorong pertumbuhan ekonomi lewat penyelarasan arah investasi daerah.
Langkah ini krusial guna memastikan program investasi berjalan selaras dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Lynda D. Watania dalam agenda Dedicated Team Meeting (DTM).
Kegiatan regional tersebut diselenggarakan oleh Regional Investor Relations Unit (RIRU) Sulawesi Utara.
Pertemuan ini berlangsung di Ruang Wale Tondano Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Kamis (21/5/2026).
Lynda Watania hadir didampingi Kepala Bapelitbangda Minahasa serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Minahasa.
Kehadiran tim teknis ini bertujuan mempercepat sinkronisasi data investasi tingkat kabupaten.
Pada akhir sesi pertemuan, Sekda Minahasa menandatangani secara resmi Berita Acara DTM RIRU 2026.
Penandatanganan tersebut menjadi bukti keseriusan administratif Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam mempermudah iklim investasi.
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara J. Victor Mailangkay yang mewakili Gubernur Yulius Selvanus Komaling.
Pemprov Sulut menegaskan agar investasi tidak sekadar menjadi laporan angka.
Sektor investasi harus memberikan dampak konkret berupa perluasan lapangan kerja daerah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ingin memastikan anak-anak muda dapat bekerja di daerah sendiri tanpa harus merantau.
Selain itu, investasi harus mampu membuat hasil laut nelayan dihargai lebih baik.
Komoditas para petani juga diharapkan memiliki nilai tambah bagi ekonomi keluarga.
Merespons arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa siap melakukan pembenahan internal.
Pembenahan difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan publik agar lebih sederhana, cepat, dan bersih.
Selain itu, optimalisasi pemanfaatan teknologi digital akan menjadi prioritas utama.
Langkah ini diambil untuk memotong jalur birokrasi yang rumit, bukan justru mempersulit para calon investor.
Melalui sinkronisasi program RIRU ini, Kabupaten Minahasa berpeluang memaksimalkan pengelolaan potensi lokal yang subur dan kaya.
Sektor pertanian dan pariwisata Minahasa diharapkan mampu menarik minat investor secara lebih luas.
Muaranya, penciptaan nilai tambah ekonomi akan langsung dirasakan oleh petani dan pelaku usaha lokal.
Agenda ini turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Joko Supratikto.
Hadir juga jajaran bupati, walikota, sekretaris daerah, serta pejabat teknis dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara.
Asisten III Fransiscus Manumpil dan Kepala Dinas PMPTSP Sulut Syaloom Korompis turut mengawal jalannya agenda strategis tersebut. (*)
- Penulis: Anes Walean
