Pimpin Penyerahan Kurban Iduladha, Wabup Vanda Tegaskan Komitmen Toleransi Daerah
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Senin, 25 Mei 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten Minahasa menyerahkan belasan hewan kurban kepada umat muslim di halaman belakang Kantor Bupati Minahasa, Senin (25/5/2026).
Penyerahan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Minahasa Vanda Sarundajang serta dihadiri jajaran pemerintah daerah dan camat se-Kabupaten Minahasa.
Dalam sambutan Bupati Minahasa Robby Dondokambey yang dibacakan Vanda, pemerintah daerah menggarisbawahi pentingnya nilai keikhlasan dan kepedulian.
Perayaan Idul Adha dinilai sebagai momentum mulia untuk memperkuat solidaritas sosial.
Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata toleransi antarumat beragama yang terjaga di Minahasa.
Vanda menjelaskan bahwa pengadaan hewan kurban tersebut bersumber dari anggaran khusus pemerintah daerah.
Total bantuan kali ini mencakup 16 ekor sapi. Rincian bantuan terdiri atas 16 ekor dari pos anggaran pemkab dan satu ekor bantuan presiden (banpres).
”Informasi yang kami terima, Minahasa menjadi satu-satunya kabupaten atau kota di Sulawesi Utara yang menganggarkan khusus bantuan ini,” kata Vanda setelah acara penyerahan.
Menurut Vanda, jumlah bantuan kurban ini mengalami peningkatan setiap tahun.
Di samping anggaran daerah, Pemkab Minahasa juga memohon bantuan ke pemerintah provinsi.
Langkah tersebut membuahkan tambahan lima ekor hewan kurban untuk disalurkan ke masyarakat.
Bantuan kurban dari presiden berupa sapi berbobot 1.050 kilogram telah diserahkan di Kecamatan Pineleng.
Pemerintah daerah menerapkan sistem gilir tahunan untuk penyaluran banpres tersebut.
Pada tahun lalu, bantuan presiden ditempatkan di Langowan, sedangkan dua tahun sebelumnya diserahkan di Tondano.
Melalui program ini, Pemkab Minahasa berharap dapat meringankan beban warga yang membutuhkan.
Pemerintah mengajak masyarakat untuk mendukung program daerah dan menjaga stabilitas keamanan.
Semangat gotong royong diharapkan terus menjadi modal utama pembangunan di Kabupaten Minahasa. (*)
- Penulis: Anes Walean
