Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » KPK Sebut Korupsi Menjerat Kepala Daerah Buka Semata-mata Karena Biaya Politik yang Selangit

KPK Sebut Korupsi Menjerat Kepala Daerah Buka Semata-mata Karena Biaya Politik yang Selangit

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, INTANA.NEWS – Ternyata tidak semua kasus dugaan korupsi menjerat kepala daerah hasil Pilkada 2024 terjadi karena biaya politik yang mahal.

Hasil kajian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan bahwa dalam beberapa kasus, motifnya juga berkaitan dengan kepentingan pribadi seperti untuk memenuhi kebutuhan model tunjangan hari raya.

Hal itu dibeberkan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta pada Sabtu (18/4/2026).

Dia menyatakan, tidak dapat dipungkiri adanya irisan kuat antara biaya politik yang harus ditanggung dengan terbukanya celah praktik korupsi.

Dalam kajian KPK didapati kerentanan yang dapat memicu terjadinya praktik korupsi.

Sebut saja soal pengadaan logistik pemilihan umum yang rawan diatur, praktik politik uang, baik pembelian suara di tingkat pemilih maupun transaksi di tingkat elite, serta penyalahgunaan kekuasaan yang melibatkan birokrasi dan fasilitas negara.

Ia menambahkan, kerentanan tetap muncul usai kepala daerah terpilih, seperti munculnya praktik balas budi melalui pengisian jabatan, pengaturan proyek, ataupun perizinan sebagai bentuk pengembalian biaya politik.

Menurut catatan intana.news memasuki bulan keempat tahun 2026 tercatat lima bupati dan satu wali kota terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hingga April 2026 bupati dan wali kota yang terciduk OTT KPK antara lain Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Bupati Pati Sudewo dan Wali Kota Madiun Maidi.

Komentar Mendagri 

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ikut buka suara soal maraknya kepala daerah yang terciduk OTT KPK .

Menurut dia, maraknya kepala daerah terjaring OTT KPK membuktikan adanya masalah sistemik dalam rekrutmen politik di Indonesia.

Dia mengkritik efektivitas mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung yang selama ini diagung-agungkan. Tetapi faktanya masih banyak melahirkan pemimpin yang bermasalah secara hukum.

“Jawab saya cuma satu saja, dia yang milih siapa? Rakyat, iya kan? Artinya apa? Apakah ini ada hubungannya dengan mekanisme rekrutmen Pilkada langsung? Ternyata tidak menjamin ada pemimpin yang bagus,” tutur Tito di Jakarta pada Senin (13/4/2026).

Ia menambahkan, korupsi kepala daerah bukan sekadar kasus per kasus (insidental) tetapi dampak dari problem mendasar yang sistematis. Salah satu faktor utama yang disoroti adalah tingginya biaya politik dalam sistem pemilihan langsung.

“Ada problem yang sistematis, ada problem mendasar. Mungkin salah satunya mekanisme rekrutmen yang selama ini digunakan. Di satu sisi ada baiknya, tapi ada juga negatifnya; biaya politik yang mahal dan tidak menjamin yang terpilih ternyata orang yang baik,” Tito menambahkan.(*)

  • Penulis: Norman Meoko

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Minahasa Lynda Watania, Satu-satunya ASN Raih Pangkat IV/e Jalur Prestasi

    Sekda Minahasa Lynda Watania, Satu-satunya ASN Raih Pangkat IV/e Jalur Prestasi

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., baru-baru ini mengukir sejarah dalam birokrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia resmi menerima Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat ke Golongan IV/e atau Pembina Utama, sebuah tingkatan karier tertinggi dan paling prestisius dalam struktur kepegawaian ASN di Indonesia. Pencapaian ini menempatkan Dr. […]

  • Kuntit dan Aniaya Korban, Pemuda Asal Tondano Diciduk Resmob Minahasa

    Kuntit dan Aniaya Korban, Pemuda Asal Tondano Diciduk Resmob Minahasa

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    ​MINAHASA, INTANA.NEWS – ​Tim URC Resmob Polres Minahasa mengamankan pria berinisial DP (20) di Tondano, Minggu (7/6/2026) malam. Pemuda tersebut ditangkap karena diduga melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Penegakan hukum ini mengingatkan kita akan pentingnya melindungi hak-hak korban di dalam rumah tangga. ​Penindakan cepat tersebut dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/323/VI/2026/POLRES MINAHASA. Terduga pelaku […]

  • Hashim: Wajar Makan Bergizi Gratis Miliki Kelemahan, Ya Karena Ini Program Baru Pertama Kali Dilaksanakan

    Hashim: Wajar Makan Bergizi Gratis Miliki Kelemahan, Ya Karena Ini Program Baru Pertama Kali Dilaksanakan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo menilai sesuatu yang wajar jika program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki kelemahan misalnya keracunan. Karena ini program yang baru pertama kali dilaksanakan. Ia menyatakan hal tersebut dalam acara ABPEDNAS Jaga Desa Awards 2026 di Jakarta pada Minggu (19/4/2026) malam. Adik Presiden Prabowo Subianto itu […]

  • Hari Ini Presiden Prabowo Subianto Anugerahi Soeharto sebagai Pahlawan Nasional

    Hari Ini Presiden Prabowo Subianto Anugerahi Soeharto sebagai Pahlawan Nasional

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Mantan Presiden ke-2 Soeharto dipastikan dianugerahi Pahlawan Nasional pada Senin (10/11/2025) bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan. Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan secara langsung gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto bersama sembilan nama tokoh lainnya. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menyatakan hal itu semalam di Jalan Kertanegara, Jakarta. “Besok, Insya Allah akan diumumkan. Kurang lebih […]

  • Serap 2.000 Tenaga Kerja, Mendagri Janjikan ‘Karpet Merah’ bagi Pemkab Minahasa yang Bekerja Cepat

    Serap 2.000 Tenaga Kerja, Mendagri Janjikan ‘Karpet Merah’ bagi Pemkab Minahasa yang Bekerja Cepat

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Pembangunan 500 unit rumah di Kabupaten Minahasa mulai digulirkan dan diproyeksikan menjadi motor penggerak ekosistem ekonomi lokal yang masif. ​Proyek strategis ini tidak hanya ditargetkan menyediakan hunian layak, tetapi juga menyerap sedikitnya 2.000 tenaga kerja lokal serta mendongkrak omzet pelaku usaha toko bangunan di Minahasa. ​Dalam peninjauan lapangan di Desa Tempang II, Kecamatan […]

  • Di Balik Tas Hitam, Kisah Pahit Guru yang Membangun Negeri

    Di Balik Tas Hitam, Kisah Pahit Guru yang Membangun Negeri

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Siapa yang tak kenal lagu “Tas Hitam dari Kulit Buaya” milik Iwan Fals? Di balik lirik sederhana dan melodi yang mudah diingat, tersimpan kisah pahit dan perjuangan seorang guru Indonesia. Lagu ini bukan sekadar karya seni, melainkan juga cerminan nyata dari kondisi guru di negeri ini. Melalui nada-nada yang menggelitik hati, Iwan Fals […]

expand_less