Bupati Robby Dondokambey: Cabai Rawit Sangat Memengaruhi Inflasi Daerah
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS — Bupati Minahasa Robby Dondokambey menyatakan, komoditas cabai rawit merupakan salah satu komponen yang sangat memengaruhi inflasi daerah.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan penanaman cabai di Kebun Kelompok Tani Pinasungkulan, Desa Parepei, Kecamatan Remboken, Selasa (26/5/2026).
Menurut Robby, fluktuasi harga komoditas hortikultura ini berdampak langsung pada stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.
Oleh sebab itu, gerakan menanam yang dilakukan oleh kelompok tani menjadi langkah konkret dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan laju inflasi.
”Kita semua mengetahui bahwa cabai merupakan salah satu komoditas yang sangat memengaruhi stabilitas harga kebutuhan pokok dan inflasi daerah,” ujarnya.
Selanjutnya, Bupati Robby menjelaskan bahwa komoditas ini memiliki nilai strategis tinggi karena faktor ketergantungan konsumsi lokal yang sangat besar.
Karakteristik konsumsi masyarakat Minahasa membuat pasokan cabai rawit di pasar harus tetap terjaga agar tidak memicu gejolak harga ekonomi makro.
”Masyarakat Minahasa makan apa saja pasti mencari cabai. Komoditas ini merupakan aset penting yang menunjang perbaikan ekonomi rakyat secara langsung,” kata Robby kepada wartawan seusai kegiatan.
Oleh karena itu, ia meminta Dinas Pertanian untuk memberikan dukungan teknis secara tepat guna di lapangan.
Pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi kebutuhan mendasar petani, termasuk penyediaan pupuk yang pas dan alat pengolah tanah, demi menjaga keberlanjutan produksi lokal. (*)
- Penulis: Anes Walean
