Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Minahasa Terapkan Kebijakan ASRI, Sekda Lynda Watania: ASN Jadi Wajah Pemerintah

Minahasa Terapkan Kebijakan ASRI, Sekda Lynda Watania: ASN Jadi Wajah Pemerintah

  • account_circle Anes Walean
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINAHASA, INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten Minahasa resmi meluncurkan kebijakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

Kebijakan ini merupakan langkah strategis daerah merespons dinamika ekonomi global dan krisis iklim.

​Sekretaris Daerah Minahasa, Lynda D. Watania, menegaskan hal tersebut saat memimpin Apel Kerja Bakti Pemkab Minahasa.

Kegiatan berlangsung di Lapangan Manguni Sasaran, Kamis pagi. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bertindak sebagai koordinator pelaksana lapangan.

​Seluruh jajaran pejabat eselon II dan III menghadiri apel ini. Hadir para asisten, staf ahli, hingga camat se-Kabupaten Minahasa. Ratusan ASN turut serta membawa peralatan kebersihan untuk aksi nyata.

Sekda ​Lynda Watania menjelaskan bahwa kondisi internasional sedang tidak menentu.

Perselisihan antaryurisdiksi global menyebabkan distribusi energi dunia terhambat. Dampaknya terasa hingga ke tingkat perekonomian daerah di Minahasa.

​”Pemerintah pusat mendorong penghematan energi secara masif,” ujar Lynda.

Oleh sebab itu, Pemkab Minahasa menerapkan sistem Work From Anywhere (WFA). Pegawai bisa bekerja fleksibel tanpa mengurangi standar capaian kinerja.

​Namun, layanan publik dasar tidak mendapatkan izin WFA. Instansi seperti RSUD, Capil, dan PTSP tetap bekerja luring. Hal ini menjamin pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

​Bupati Minahasa menginstruksikan agar kerja bakti kini lebih terpusat.

Fokus utama aksi adalah pembersihan area vital di Sasaran. Selain itu, normalisasi kebersihan Sungai Sumalangka juga menjadi skala prioritas.

​Sekda Lynda mengimbau para camat untuk segera bergerak. Barometer keberhasilan kebijakan ASRI berada di pusat kota Tondano. Camat harus mendorong warga mengelola sampah dari rumah tangga.

​”Kita tidak boleh lagi hanya mengandalkan TPA,” tegas Lynda.

Tiap kecamatan kini didorong membangun bank sampah mandiri. Sampah plastik dan organik harus dipilah secara sistematis.

“​Pemerintah juga menaruh perhatian khusus pada sampah berbahaya (B3). Penanganannya harus berbeda dan memerlukan ketelitian aparatur di lapangan.

ASN diharapkan menjadi teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ia menambahkan. (nes)

  • Penulis: Anes Walean

Rekomendasi Untuk Anda

  • MWL Pimpin Dekranasda Minahasa Perluas Wawasan Industri Kerajinan di Denpasar

    MWL Pimpin Dekranasda Minahasa Perluas Wawasan Industri Kerajinan di Denpasar

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BALI, INTANA.NEWS – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Minahasa studi tiru ke Dekranasda Provinsi Bali. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Minahasa, Martina Watok Dondokambey Lengkong (MWL), berlangsung di Taman Werdi Budaya Art Center, Denpasar, Rabu (12/11/2025). Rombongan Dekranasda Minahasa diterima oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Gusti Ngurah Wiryanata. Dalam […]

  • Sekda Lynda Watania Hadiri High Level Meeting Pengendalian Inflasi dan TP2DD di Manado

    Sekda Lynda Watania Hadiri High Level Meeting Pengendalian Inflasi dan TP2DD di Manado

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, hadir dalam acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (21/1/2025). Sekda Watania dalam kesempatan […]

  • Tim Advokasi Demokrasi Sebut Pergantian Kepala BAIS TNI Tidak Selesaikan Kasus Penyiraman Air Keras  Aktivis KontraS Andrie Yunus

    Tim Advokasi Demokrasi Sebut Pergantian Kepala BAIS TNI Tidak Selesaikan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 56
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Mabes TNI menegaskan Letjen TNI Yudi Abrimantyo tidak lagi menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Tentara Nasional Indonesia (TNI). Keputusan itu terkait peristiwa penyiraman air keras kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus. Namun menurut Koalisi Masyarakat Sipil yang tergabung dalam Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), pergantian Kepala BAIS TNI itu memunculkan kesan adanya […]

  • Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ingin Jadi Aktivis Usai Tidak Menjabat Kapolri, Serius Nih?

    Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ingin Jadi Aktivis Usai Tidak Menjabat Kapolri, Serius Nih?

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan dirinya ingin menjadi aktivis setelah tidak lagi menjabat kapolri. Hal tersebut disampaikannya ketika menghadiri pembukaan Kongres III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia di Jakarta pada Minggu (7/6/2026). “Jadi karena aktivis-aktivis akhirnya kosong, ya saya mohon izin kepada teman-teman, selesai jadi Kapolri saya gantian jadi aktivis. Boleh, enggak?” ucapnya […]

  • Wacana Pemotongan Gaji Menteri Demi Efisiensi, Seskab Teddy Bilang Hingga Kini Belum Diputuskan

    Wacana Pemotongan Gaji Menteri Demi Efisiensi, Seskab Teddy Bilang Hingga Kini Belum Diputuskan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 66
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan wacana opsi pemotongan gaji menteri di tengah upaya efisiensi pemerintah. Namun, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa (7/4/2026) menyatakan bahwa wacana opsi pemotongan gaji Menteri itu hingga kini belum diputuskan. Ditanya lebih jauh, dia tidak mau berkomentar lebih jauh. Ia […]

  • Masa Jabatan Ketum Parpol Cukup Dua Periode, KPK Sebut Usul Itu Sudah Melibatkan Pandangan Partai Politik

    Masa Jabatan Ketum Parpol Cukup Dua Periode, KPK Sebut Usul Itu Sudah Melibatkan Pandangan Partai Politik

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 51
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan usul agar jabatan ketua umum (ketum) partai politik (parpol) maksimal dua periode masa kepengurusan telah melibatkan pandangan partai politik. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan hal itu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Kamis (23/4/2026). “Jadi, dalam proses kajian ini, KPK juga sudah melibatkan partai politik […]

expand_less