Hadiri Kongres PIKI, Kepala Staf Kepresidenan Dudung: Waspadai Informasi Provokasi dan Menyesatkan di Media Sosial
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
- visibility 37
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman.(Foto:Dok/ksp.go.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, INTANA.NEWS – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menghadiri Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Jakarta pada Kamis (30/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Dudung mengingatkan masyarakat untuk tidak kemudian terbawa dengan informasi-informasi yang menyesatkan.
“Masyarakat agar selalu mewaspadai informasi menyesatkan dan provokasi tersebar di berbagai media sosial yang dapat menjadi ancaman bagi persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.
Dia mengakui, sekarang ini dapat ditemukan berbagai konten dengan bahasa provokasi yang ingin mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa di beragam media sosial.
“Karena saya mengajak mari kita memakai mata, telinga kita, kita pasang untuk tetap mendengar, tetap melihat, tetapi kepada hal-hal yang positif. Tidak kemudian terbawa dengan informasi-informasi yang menyesatkan tersebut,” tuturnya.
Dikatakannya, kewaspadaan sangat diperlukan secara khusus di era “post truth” yaitu kebohongan dapat dipercaya sebagai kebenaran jika disampaikan secara terus menerus. Karena itu, waspadai dengan setiap informasi-informasi tersebut.
Dudung menambahkan, pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Ada nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang harus kita tetap pelihara, menghormati perbedaan, mendahulukan kepentingan umum, rela berkorban, pantang menyerah, gotong royong, optimisme, kekeluargaan, dan nasionalisme. Ini nilai-nilai luhur bangsa kita,” katanya.(*)
- Penulis: Norman Meoko
