Steven Leo Tikoh Jadi Pendaftar Pertama Calon Hukum Tua Desa Panasen
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 27 menit yang lalu
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INTANA.NEWS – Udara malam di Desa Panasen mulai mendingin saat jarum jam menyentuh angka 19.00 WITA, Minggu (12/4/2026).
Namun, di salah satu sudut desa, suasana justru menghangat. Ratusan warga mulai dari kaum bapak dan ibu-ibu dengan senyum merekah, hingga anak-anak yang berlarian kecil berkumpul menjadi saksi sebuah niat tulus.

Malam itu, Steven Leo Tikoh melangkah mantap menuju Sekretariat Pendaftaran Calon Hukum Tua Desa Panasen.
Ia resmi menjadi kontestan pertama yang menyetorkan berkas untuk masa jabatan 2026-2034.
Ada pemandangan yang menyentuh nurani sebelum iring-iringan warga bergerak. Steven, didampingi keluarga besarnya, memilih untuk tidak langsung bergegas.
Di depan ruang tamu kediamannya yang sederhana, ia menundukkan kepala.
Ia mengundang para hamba Tuhan untuk meletakkan tangan dan mendoakannya.

Bagi Steven, pencalonan ini bukan sekadar mengejar kursi kekuasaan, melainkan sebuah penyerahan diri.
Ia memohon agar diberi kekuatan, kemampuan, dan “diperlengkapi” oleh Tuhan dalam memikul tanggung jawab besar jika kelak dipercaya memimpin desa.

“Ini bukan soal siapa yang tercepat, tapi soal siapa yang memulai dengan hati yang bersih,” ujar salah satu warga yang turut hadir dalam doa bersama tersebut.
Usai doa dipanjatkan, kemeriahan pecah. Meski pendaftaran dilakukan di malam hari pada hari pertama pembukaan, antusiasme warga tak surut.
Mereka mengantar Steven menyusuri jalanan desa menuju sekretariat dengan penuh kekeluargaan.
Tidak ada ketegangan politik yang kaku, yang ada hanyalah kegembiraan warga menyambut pesta demokrasi tingkat desa.

Proses administrasi di sekretariat pun berjalan tanpa kendala.
Berkas demi berkas diverifikasi oleh panitia pendaftaran dengan teliti.
Kehadiran Steven sebagai pendaftar pertama seolah menjadi pemantik semangat bagi warga Panasen bahwa suksesi kepemimpinan desa telah dimulai.
Kini, berkas telah diterima. Bagi Steven Leo Tikoh, perjalanan panjang delapan tahun ke depan dimulai dari satu langkah kecil di Minggu malam yang tenang itu.
Di balik keriuhan dukungan warga, tersirat harapan akan perubahan dan keberlanjutan pembangunan di Desa Panasen yang lebih baik. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar