Ekonomi Sulawesi Utara Triwulan I-2026 Tumbuh 5,54 Persen
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Senin, 11 Mei 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, INTANA.NEWS — Perekonomian Sulawesi Utara pada triwulan I-2026 mencatatkan pertumbuhan solid sebesar 5,54 persen secara tahunan (year-on-year).
Angka ini melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada level 5,05 persen pada periode sama.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara merilis data tersebut dalam Berita Resmi Statistik edisi Mei 2026.
Berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), ekonomi daerah ini mencapai Rp 51,67 triliun atas dasar harga berlaku.
Sementara itu, nilai PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 28,05 triliun.
Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi penggerak utama dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 20,85 persen.
Lonjakan ini terjadi karena peningkatan aktivitas pariwisata mancanegara maupun nusantara yang sangat signifikan.
Selain itu, perluasan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak langsung bagi penyedia jasa makanan.
Momentum hari besar keagamaan seperti Imlek, Nyepi, Ramadan, dan Idul Fitri turut mendorong konsumsi masyarakat.
Dari sisi pengeluaran, komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah menjadi motor utama pertumbuhan.
Komponen ini tumbuh sebesar 7,89 persen didorong oleh realisasi belanja APBD dan APBN.
Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN juga memperkuat daya beli masyarakat pada awal tahun ini.
Namun, ekonomi Sulawesi Utara mengalami kontraksi sebesar 8,02 persen jika dibandingkan dengan triwulan IV-2025 (quarter-to-quarter).
BPS menilai penurunan ini sebagai pola musiman yang lumrah terjadi pada setiap awal tahun anggaran.
Aktivitas sektor konstruksi dan pertambangan biasanya mengalami penyesuaian operasional pada periode transisi tahunan tersebut.
Realisasi belanja modal pemerintah juga cenderung lebih rendah daripada puncak aktivitas di akhir tahun anggaran sebelumnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kini berupaya menjaga momentum pertumbuhan ini secara berkelanjutan.
Langkah strategis mencakup penguatan sektor pariwisata, dukungan ketahanan pangan, serta percepatan realisasi belanja daerah.
Upaya ini bertujuan untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah timur Indonesia. (nes)
- Penulis: Anes Walean
