Jemaat GMIM Bukit Moria Rike Rayakan Kenaikan Yesus Kristus di Tomohon
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOMOHON, INTANA.NEWS – Sekitar seribu anggota jemaat GMIM Bukit Moria Rike (Bumorik) Wilayah Manado Tenggara merayakan Hari Kenaikan Yesus Kristus ke Surga.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kartika’s Garden, Tomohon, Rabu (14/5/2026).
Perayaan ini menjadi momentum penguatan iman sekaligus ajang mempererat persaudaraan antarjemaat melalui ibadah dan berbagai perlombaan kreatif.
Ibadah syukur tersebut dipimpin oleh Wakil Sekretaris BPMS GMIM Bidang Koordinasi Program Antar Komisi Pelayanan Kategorial dan Lansia, Pendeta Djefri Saisab.
Dalam khotbahnya yang merujuk pada Kitab Kisah Para Rasul 1:6-11, Djefri menekankan makna Yesus terangkat ke surga.
Ia mengajak jemaat untuk memahami peran mereka sebagai saksi Kristus di tengah masyarakat modern.
Ketua Panitia Hari-Hari Raya Gerejawi, Meidy Tinangon, menyatakan bahwa acara ini mengusung tema besar pengutusan.
Tema tersebut adalah “Diutus untuk Bersekutu, Bersaksi, dan Melayani, Menghasilkan Buah-buah Roh”.
Menurut Meidy, pemilihan tema ini bertujuan mengingatkan jemaat akan Amanat Agung yang diberikan sebelum Yesus naik ke surga.
”Kami ingin jemaat tidak hanya sekadar merayakan secara seremonial.
Namun, mereka juga harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai Roh Kudus dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Meidy saat memberikan laporan panitia.
Ia didampingi oleh Sekretaris Panitia, Penatua Chrestian Sepang, dan Bendahara, Eunike Tombokan.
Wakil Ketua BPMJ GMIM Bumorik, Penatua Royke O. Roring, memberikan sambutan dalam kapasitasnya sebagai tokoh masyarakat sekaligus pimpinan jemaat.
Ia mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh ribuan anggota jemaat yang hadir.
Royke menekankan pentingnya peran gereja dalam menjaga harmoni sosial dan kerukunan di wilayah Manado Tenggara.
”Perayaan ini membuktikan bahwa gereja tetap solid dalam menjalankan misi pelayanan. Kebersamaan hari ini merupakan modal penting untuk memperkuat peran sosial jemaat di lingkungan mereka masing-masing,” kata Royke.
Ia juga menjabat sebagai Ketua Komisi PKB Wilayah Manado Tenggara.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam perayaan religius tersebut. Di antaranya adalah Anggota BPMS GMIM, Penatua Steven Kandouw, bersama Kartika Devi Tanos.
Hadir juga Ketua Komisi WKI Sinode GMIM, Penatua Fenny Lumanauw, serta Ketua BPMJ GMIM Bumorik, Pendeta Julien Rotty.
Kehadiran para tokoh ini menambah khidmat suasana perayaan di tengah udara sejuk Kota Tomohon.
Setelah ibadah usai, jemaat melanjutkan agenda dengan sesi makan bersama sebagai simbol persekutuan.
Kemeriahan berlanjut dengan berbagai lomba dan permainan edukatif bagi anak-anak sekolah minggu.
Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan jemaat dalam menyambut Hari Raya Pentakosta yang akan datang. (*)
- Penulis: Anes Walean
