Wabup Vanda Sarundajang: Pengurus 270 Koperasi Rampung, 3 Gedung Siap dan 16 Menyusul
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
- visibility 36
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Wakil Bupati (Wabup) Minahasa, Vanda Sarundajang, memastikan kesiapan daerah pasca-peresmian massal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026).
Wabup Vanda menegaskan, manajemen kelembagaan di 270 desa dan kelurahan sewilayah Minahasa kini sudah rampung 100 persen.

Setelah urusan organisasi beres, pemerintah daerah langsung memfokuskan perhatian pada penyelesaian infrastruktur fisik kantor dan gudang secara bertahap.
Didampingi Sekretaris Daerah Lynda Watania, Vanda mengikuti peluncuran tersebut secara virtual dari Kantor Koperasi Desa Kamanga Dua, Kecamatan Tompaso.

Wilayah Minahasa sendiri memiliki basis ekonomi pedesaan yang besar, mencakup 227 desa dan 43 kelurahan.
Sebenarnya, tantangan nyata di lapangan saat ini bertumpu pada kesiapan fisik bangunan.
Wabup Vanda memaparkan data bahwa potret infrastruktur koperasi di Minahasa kini menunjukkan progres positif.

Saat ini, sudah ada tiga kompleks kantor dan gudang yang bangunan fisiknya siap 100 persen.
Langkah selanjutnya bagi ketiga gedung tersebut adalah menunggu proses pengisian fasilitas pendukung di dalamnya sebelum resmi beroperasi penuh.
Selanjutnya, pengerjaan sisa infrastruktur di lapangan terus dipacu.
Vanda mencatat masih ada 16 koperasi lagi yang saat ini berada dalam proses konstruksi fisik dan akan segera menyusul.
”Kabupaten Minahasa terdiri dari 227 desa dan 43 Kelurahan jadi ada 270 KDKMP. Sejauh ini kepengurusannya sudah 100 persen lengkap bahkan sudah dilantik. Kantor dan gudangnya sedang Berproses, tiga sudah siap fisiknya tinggal menunggu pengisian fasilitas, dan 16 koperasi masih dalam proses pembangunan,” ujarnya merinci kondisi riil di lapangan.
Secara nasional, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya dari Nganjuk, Jawa Timur, menegaskan KDKMP sebagai pilar utama menuju swasembada pangan.
Koperasi desa tidak boleh lembek dan harus menguasai jalur produksi hingga hilirisasi pertanian.
Guna menunjang target tersebut, setiap unit koperasi secara bertahap dibekali fasilitas konkret, mulai dari gudang logistik hingga armada truk dan kendaraan roda tiga.
Oleh sebab itu, kesiapan di tingkat lokal memerlukan pengawalan yang solid dari seluruh lini.
Agenda virtual di Desa Kamanga Dua ini dilaksanakan oleh Kodim 1302/Minahasa sebagai pelaksana teknis kegiatan.
Langkah sigap Bupati dan Wakil Bupati dan jajaran kepala dinas Pemkab Minahasa pun mendapat dukungan penuh dari unsur pengawasan institusi Polres serta Kejaksaan Minahasa.
Melalui sinergi lintas sektor yang dikawal langsung oleh Vanda Sarundajang, Kabupaten Minahasa kini berada di jalur yang tepat dalam mengimplementasikan kebijakan pusat.
Keberhasilan transformasi ekonomi berbasis kerakyatan ini kini bergantung pada seberapa cepat pengisian fasilitas di tiga gedung utama serta penyelesaian fisik 16 bangunan yang sedang menyusul. (*)
- Penulis: Anes Walean
