Sekda Lynda Watania: Kepuasan Masyarakat Jadi Tolok Ukur Utama Pelayanan Publik
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_131072
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TONDANO, INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menegaskan komitmennya dalam mendongkrak kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjadikan pelayanan prima sebagai tugas dan tanggung jawab utama.
Hal tersebut disampaikan Sekda saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Kabupaten Minahasa Tahun 2026 di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Selasa (21/7/2026).
Rapat ini turut dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para camat se-Kabupaten Minahasa.
Menurut Sekda, tinggi rendahnya tingkat kepuasan masyarakat merupakan indikator paling nyata untuk mengukur keberhasilan kinerja pemerintah daerah.
Ia menilai, keluhan atau resistensi yang masih muncul dari masyarakat menandakan bahwa kualitas pelayanan publik masih perlu dievaluasi dan dibenahi secara serius.
”Jika masih terdapat resistensi dari masyarakat terkait pelayanan publik, maka itu artinya kinerja yang dijalankan belum bisa memenuhi harapan masyarakat,” ujar Sekda.
Sebaliknya, apabila respons positif yang diterima dari masyarakat, hal tersebut mencerminkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan telah berjalan dengan jalur yang tepat serta mampu memenuhi kebutuhan publik.
”Apabila tanggapan masyarakat positif terkait pelayanan publik, itu artinya ada kepuasan dari masyarakat terhadap pelayanan publik yang diberikan, baik secara langsung maupun tidak langsung,” tambahnya. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar