Pemkab Minahasa Selatan Raih Opini WTP Sepuluh Kali Berturut-turut
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA SELATAN, INTANA.NEWS –
Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar menerima Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD tahun 2025 di Kantor BPK Perwakilan Sulawesi Utara, Kota Manado, Jumat (29/5).
Penyerahan laporan keuangan ini mengukuhkan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian bagi Kabupaten Minahasa Selatan.
Kepala BPK Perwakilan Sulawesi Utara Bombit Agus Mulyo menyerahkan langsung dokumen audit itu kepada Bupati Franky Wongkar.

Saat menerima laporan, Bupati didampingi oleh Ketua DPRD Minahasa Selatan Stefanus D. N. Lumowa. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kabupaten Minahasa Selatan sukses mempertahankan predikat tertinggi ini selama satu dekade berturut-turut.
Secara teoretis, opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP merupakan bentuk kepatuhan tertinggi dalam audit publik.
Predikat ini menyatakan bahwa laporan keuangan disajikan secara wajar dalam semua hal yang material.

Kriteria penilaiannya meliputi kesesuaian standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan undang-undang, dan efektivitas sistem pengendalian internal.
Oleh karena itu, keberhasilan mempertahankan opini WTP selama sepuluh tahun menjadi bukti komitmen daerah.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dinilai konsisten dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Meskipun demikian, tantangan mempertahankan integritas memerlukan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui penguatan sistem pengawasan internal.
Langkah konkret ini diambil untuk mendukung pembangunan daerah serta mengoptimalkan mutu pelayanan publik bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati juga didampingi oleh Sekretaris Daerah Glady Nova Linda Kawatu.
Selain itu, hadir juga Asisten Perekonomian Frangki Tangkere, Inspektur Daerah Hendra Pandeynuwu, Kepala BKAD James J. Tombokan, dan Kepala Dinas Kominfo Tusrianto Rumengan beserta jajaran terkait. (*)
- Penulis: Anes Walean
