Bupati Robby Segarkan Kepemimpinan SMP Tondano, Apresiasi Prestasi dan Dedikasi Kepsek
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey S.Si., M.A.P., mengambil keputusan penting, Rabu (3/6/2026).
Tampuk kepemimpinan dua Kepala Sekolah (Kepsek) SMP di Tondano mengalami rotasi sekaligus dalam acara penyerahan Surat Keputusan (SK) di Aula SMP Negeri 1 Tondano.
Yang menarik adalah alasan di balik pergantian itu. Bupati tidak basa-basi.

Ia menyebut istilah yang jarang masuk dalam diktum birokrasi, mencegah titik jenuh. Maka, penyegaran adalah jalannya.
Bupati Robby menjelaskan bahwa rotasi kepemimpinan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang telah melalui pertimbangan matang.
“Kegiatan penyerahan Surat Pelaksana Tugas ini tentunya mempunyai dinamika untuk melakukan pergantian. Dan kegiatan ini juga bukan hal yang baru karena banyak hal yang harus dipertimbangkan. Setelah sudah waktunya, maka dilakukanlah pergantian kepala sekolah di SMPN 4 Tondano dan SMPN 1 Tondano,” terang Bupati.

Kepsek Melky Palilingan saat menerima SK dari Bupati Dr. Robby Dondokambey S.Si M.A.P. (Foto: Kevin)
Dalam rotasi kali ini, Melky Palilingan kini resmi menjabat sebagai Plt Kepala SMPN 1 Tondano.
Sementara itu, tampuk kepemimpinan di SMPN 4 Tondano kini dipegang oleh Surawati Masloman.
Ada cerita menarik tentang Melky Palilingan.
Bupati sampai memberikan apresiasi khusus dan memuji rekam jejak mentereng sang kepala sekolah saat memimpin SMP Marawas dulu, hingga berlanjut ke SMPN 4 Tondano.

Kepsek Surawati Masloman saat menerima SK dari Bupati Dr Robby Dondokambey SSi MAP. (Foto: Kevin)
Waktu di SMP Marawas, saat Melky pertama kali masuk, jumlah siswanya bisa dihitung dengan jari. Namun, Melky terbukti memiliki “tangan dingin”.
Di bawah kendalinya, sekolah tersebut bertumbuh pesat, bukan cuma secara kuantitas, tetapi kualitasnya juga ikut naik.
Prestasi serupa diukirnya saat memimpin SMPN 4 Tondano.
Di tangannya, sekolah itu panen prestasi, bahkan sukses meloloskan siswanya menembus SMA Taruna Nusantara, salah satu sekolah paling elite di republik ini.

(Foto: Kevin)
Rekam jejak gemilang inilah yang membuat Bupati menaruh kepercayaan besar kepadanya untuk menakhodai SMPN 1 Tondano yang memiliki tantangan jauh lebih besar.
“Saya tahu serta mengikuti betul perjuangan serta pencapaian Kepsek Melky Palilingan mulai dari SMP Marawas hingga SMPN 4 Tondano. Dan saat ini di SMPN 1 Tondano ada kurang lebih 800-an siswa,” ungkap Bupati Robby Dondokambey.
Menurut Bupati, rasio jumlah siswa yang besar tersebut membutuhkan figur pemimpin yang tidak biasa.
“Untuk mengurus siswa kurang lebih 800-an tersebut, perlu pemimpin yang punya kemampuan plus seperti Kepsek Melky, yang sudah terbukti bisa membuat berbagai prestasi di SMPN 4 Tondano,” puji Bupati.
Kini tantangan baru menanti Melky dan Surawati. Tondano adalah ibu kota Kabupaten Minahasa.
Otomatis, sekolah di sini harus menjadi barometer dan etalase mutu pendidikan daerah.
Bupati pun menitipkan pesan penting, segera berinovasi dan jangan menunggu.

Namun, ia mengingatkan bahwa kepala sekolah bukanlah Superman yang bisa bekerja sendiri.
Mereka harus merangkul para guru agar hubungan internal harmonis, sehingga proses belajar di kelas pasti asyik.
Di akhir acara, suasana sempat berubah haru. Bupati secara khusus mengucapkan terima kasih yang kepada Meily Paoki, mantan Kepsek SMPN 1 Tondano.
Meily telah mengabdi selama 37 tahun sebagai guru, di mana 10 tahun di antaranya dihabiskan untuk memimpin sekolah.
Itu bukan waktu yang sebentar, melainkan wujud dedikasi.
Selamat bertugas untuk pejabat baru, dan terima kasih yang tak terhingga untuk Ibu Meily. (nes)
- Penulis: Anes Walean
