Pasca Pencopotan Dadan Hindayana, Kejaksaan Agung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kantor Badan Gizi Nasional di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.(Foto:Dok/Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, INTANA.NEWS – Pasca pencopotan Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto, aparat Kejaksaan Agung langsung menggeledah kantor BGN di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Pelaksana Harian Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Muhammad Jefri di Jakarta pada Rabu (3/6/2026) membenarkan hal itu.
Dia menjelaskan bahwa penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan proses penyidikan dugaan tindak pidana.
“Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN,” katanya.
Terkait hal itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Gedung DPR Senayan, Jakarta pada Rabu (3/6/2026) menyatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada aparat penegak hukum.
Ketika ditanya perihal penangkapan sejumlah pihak terkait pergantian pimpinan BGN, politisi Partai Gerindra itu mengaku belum menerima informasi lengkap.
“Saya belum dengar ya soal masalah penangkapan, saya baru dengar berita soal penggeledahan,” katanya.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa aparat Kejaksaan Agung menjemput mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya pada Rabu (3/6/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) terhitung sejak 2 Juni 2026.
Sebagai penggantinya, Pesiden Prabowo mengangkat Nanik S. Deyang.
Bersama Dadan Hindayana, Presiden juga mengangkat Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN yang baru menggantikan Lodewijk Pusung serta Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru menggantikan Sony Sonjaya.
Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi yang juga Juru Bicara Presiden dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta semalam.
Dia menambahkan, keputusan pergantian pimpinan BGN tersebut diambil Presiden setelah melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja lembaga itu selama kurang lebih 1,5 tahun.(*)
- Penulis: Norman Meoko
