Melalui Ketegasan Disiplin, Lapas Perempuan Manado Optimalkan Program Pembinaan
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala Lapas Perempuan Manado, Patta Helena, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan, Joune M. Sumpit. (Foto: intana.news)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOMOHON, INTANA.NEWS — Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Manado Patta Helena mengoptimalkan program pembinaan melalui pengetatan disiplin di Tomohon, Selasa (23/6/2026).
Langkah tegas ini bertujuan menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, pengetatan memastikan seluruh program kemandirian berjalan tanpa gangguan.
Oleh karena itu, petugas menerapkan aturan tanpa toleransi terhadap penyelundupan benda berbahaya serta perangkat komunikasi.
Menurut Patta, barang yang dilarang keras meliputi telepon seluler, narkoba, dan senjata tajam.
Jika menemukan narkoba, lapas segera berkoordinasi dengan kepolisian untuk proses hukum.
Sementara itu, warga binaan pemilik ponsel di dalam blok hunian menerima sanksi administratif berat.
”Mereka terancam kehilangan hak integrasi seperti remisi atau pembebasan bersyarat,” ujar Patta.
Hal ini terjadi karena petugas memasukkan nama pelanggar ke Register F. Buku catatan tersebut berfungsi sebagai instrumen edukasi hukum dan penegakan disiplin warga binaan.
Saat ini, institusi tersebut menampung total 94 jiwa.
Meskipun pengawasan ketat, pihak lapas tetap memacu warga binaan agar produktif melalui pelatihan keterampilan.
Saat ini, kerajinan membatik menjadi produk unggulan yang berhasil menembus pasar nasional.
Di samping itu, lapas memenuhi hak dasar warga binaan melalui fasilitas pendidikan nonformal Paket A, B, dan C. Namun, untuk aspek kesehatan, institusi ini belum memiliki dokter tetap.
Oleh karena itu, layanan medis dilakukan melalui sinergi aktif dengan puskesmas setempat dan Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon.
Dua minggu lalu, tim medis puskesmas telah melakukan pemeriksaan menyeluruh di sana. (nes)
- Penulis: Anes Walean
